Pada 15 Mei 2024 lalu, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) membuka kembali Research Room di Pusat Dokumentasi dan Informasi Hukum (PDIH) lantai 8 gedung C FH UB. Re-opening tersebut digelar dengan pameran buku. Penyediaan ruangan khusus riset ini menjadi upaya kampus mendorong civitas akademika FH UB menjadi lebih produktif dalam kegiatan akademik dan penelitian.
“Karena memang perpustakaan ini ‘jantung’ dari fakultas. Ketika kita bicara perpustakaan, maka tidak terlepas dari penelitian. Penelitian yang baik itu akan semakin meningkat dengan adanya ambiance dan ruangan yang nyaman. Ini menjadi peran PDIH untuk mengakomodasi hal tersebut,” ungkap Kepala PDIH FH UB Dr. Patricia Audrey Ruslijanto di sela-sela kunjungannya ke kantor Hukumonline, Senin (24/6/2024).
Baca Juga:
- PDIH ‘Jantung’ Fakultas Hukum Universitas Brawijaya
- FH UB Terima Trofi Juara Top Indonesian Law Schools Ranking 2023
Berbeda dengan PDIH di lantai 7 yang disebut sebagai “Ruang Baca” dan diisi oleh 13.000 lebih koleksi literatur non-digital dan e-Book, Research Room menyajikan meeting room dan co-working space khusus untuk menggarap penelitian dan tugas. Sejak mulai diresmikan, telah terdapat beberapa mahasiswa yang mencoba meeting room dan memanfaatkan tempat yang disediakan pada Research Room PDIH.
Patricia menuturkan pada Fakultas Hukum, mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran di kelas, tapi penelitian jadi salah satu aspek penting dalam kegiatan belajar-mengajar. Tak bisa dipungkiri, dalam melaksanakan penelitian, beberapa orang mempunyai preferensi untuk meneliti di tempat yang bisa menampung banyak orang maupun di tempat lebih tenang dan nyaman. Untuk itulah, PDIH hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan membuka kembali Research Room.
“PDIH terus melakukan pengembangan. Ketika kita berbicara riset itu tidak akan cukup, apalagi sekarang dengan zaman digital. Karena itu, fokus kami juga melengkapi public access online untuk e-Book. Ini menjadi fokus kami dalam program 2024. Kami ingin membuat perpustakaan itu dinamis,” terangnya.

Kepala PDIH FH UB Dr. Patricia Audrey Ruslijanto bersama Dekan FH UB Dr. Aan Eko Widiarto saat pemotongan pita sebagai simbolis dibukanya kembali PDIH Lantai 8 Gedung C FH UB. Foto: hukum.ub.ac.id
















