FH UGM Borong 5 Penghargaan di UC-KAS International Moot Court Competition
Terbaru

FH UGM Borong 5 Penghargaan di UC-KAS International Moot Court Competition

Melakukan debut sebagai satu-satunya tim dari Indonesia, tim FH UGM meraih prestasi luar biasa dengan memboyong 5 penghargaan di UC-KAS International Environmental Moot Court Competition 2025. Termasuk posisi Finalis, Best Oralist, dan Spirit of UC-KAS Award.

Ferinda K Fachri
Bacaan 2 Menit
Pembimbing Tim FH UGM, Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana bersama delegasi dan tim mentor/pelatih pada foto nomor dua (kedua dari kiri/jas dengan baju kemeja biru). Foto: Istimewa
Pembimbing Tim FH UGM, Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana bersama delegasi dan tim mentor/pelatih pada foto nomor dua (kedua dari kiri/jas dengan baju kemeja biru). Foto: Istimewa

Bersaing dengan lebih dari 20 universitas internasional, tim Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) mencatat prestasi gemilang dengan memboyong 5 penghargaan sekaligus pada ajang internasional University of Cebu – Konrad Adenauer Stiftung (UC-KAS) International Environmental Moot Court Competition yang digelar di Cebu City, Filipina.

“Tim FH UGM baru pertama kali ikut serta (kompetisi moot court ini) dan menjadi juara kedua. Juga memperoleh Best Oralist, Spirit of UC-KAS Award, dalam kompetisi tersebut,” ujar Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Sistem Informasi FH UGM sekaligus merupakan salah satu pelatih yang membimbing tim FH UGM, Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana, ketika dikonfirmasi Hukumonline, Jum’at (21/11/2025).

Bertanding pada 18-22 Oktober 2025 lalu, tim FH UGM terdiri atas Rasya Assegaf (2024), Kyra Ersa (2024), Nathanael Saskara (2023), dan Aliyka Gewang (2023). Keempat mahasiswa ini menjadi delegasi pertama yang dikirimkan FH UGM untuk turut serta dalam UC-KAS International Environmental Moot Court Competition.

Ajang UC-KAS International Environmental Moot Court Competition merupakan kompetisi moot court yang diselenggarakan di Cebu City, Filipina, oleh University of Cebu yang bekerja sama dengan Konrad Adenauer Stiftung, sebuah yayasan politik asal Jerman. Kompetisi ini menjadi satu-satunya moot court di Asia yang secara khusus berfokus pada isu-isu hukum lingkungan internasional.

”FH UGM merupakan satu-satu nya tim Indonesia dan tim Indonesia pertama yang mengikuti lomba tersebut. FH UGM berhasil tembus ke babak final dan berhasil mengalahkan mengalahkan hampir 23 universitas yang ikut bertanding dalam kompetisi,” terangnya sebagaimana rilis yang diterima Hukumonline.

Diketahui, UC-KAS Moot Court tahun ini mengangkat kasus fiktif berjudul “Questions Relating to Protection of Indigenous Peoples, Rights of Nature, and Forest Biodiversity”. Suatu kasus yang memuat polemik kompleks di lingkup perlindungan hak masyarakat adat dalam hukum internasional serta gagasan mengenai personalitas hukum bagi objek alam.

Tema yang diangkat, sambung Guru Besar Hukum Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional FH UGM itu, dinilai sangat relevan dengan perkembangan hukum lingkungan internasional yang terus berkembang dalam merespons ancaman pemanasan global dan menegaskan peran penting masyarakat adat di dalamnya.

”Dalam kompetisi tersebut, tim FH UGM berhasil meraih lima penghargaan sekaligus yaitu Finalist (Juara 2), Spirit of UC-KAS Award, Best Oralist in the Final Round untuk Kyra Ersa, 2nd Best Oralist in the Preliminary Rounds untuk Rasya Assegaf, dan 4th Best Oralist in the Preliminary Rounds untuk Kyra Ersa,” ujar Prof. Jaka.

Adapun pelatih dan mentor tim FH UGM pada UC-KAS International Environmental Moot Court Competition terdiri atas Prof. Dr. Heribertus Jaka Triyana, Linda Yanti Sulistiawati Ph.D., dan Sabina Kirana Zildji. Ketiganya mengambil peran dalam membimbing tim FH UGM untuk dapat tampil maksimal di kancah internasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja keras selalu membuahkan hasil. Para peserta dari berbagai negara juga memberikan performa terbaiknya, menunjukkan betapa kompetitifnya ajang ini, namun tim FH UGM mampu menghadapinya dan meraih kemenangan membanggakan,” katanya.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info