Salah satu sebab program kekhususan itu tidak ditentukan sendiri karena mahasiswa masa kini cenderung baper dan emosional. Untuk urusan prestasi akademik, setiap mahasiswa memiliki kemampuan yang relatif sama, dengan IPK di atas 3. “Peran Fakultas disitu, mengarahkan mahasiswa tentang peminatannya,” tegas Prof Febrian.
Program kekhususan itu ditempuh mahasiswa dan mahasiswi mulai semester 5. Pada semester berikutnya kurikulum diperluas pada teori dan praktik dari konsentrasi bidang hukum yang diampu. Misalnya, dalam klinik hukum basisnya project based learning dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) melekat dengan simulasi dan perkembangan hukum terkini.
Memberikan manfaat mahasiswa
Kegiatan perkuliahan FH Unsri ditunjang berbagai fasilitas dan infrastruktur yang memadai termasuk teknologi. Salah satunya menggunakan layanan Hukumonline.com. Secara pribadi Prof Febrian sudah mengenal Hukumonline sejak lama. Beberapa produk yang sering digunakan seperti Daily Brief dan Premium Stories.
Layanan Hukumonline.com memberikan manfaat bagi mahasiswa dan mahasiswi FH Unsri. Banyak informasi dan data digital yang dapat digunakan mahasiswa untuk perkuliahan seperti mengerjakan tugas kuliah, penelitian, dan lainnya. Banyak mahasiswa mengakses data peraturan perundang-undangan di Hukumonline.
“Saya mengapresiasi Hukumonline yang selama ini telah berkontribusi bagi mahasiswa hukum. Semoga ke depan FH Unsri dapat menjalin kerja sama yang lebih baik lagi,” harapnya.
Kerja sama yang telah terjalin antara FH Unsri dengan Hukumonline salah satunya melalui program University Solutions. Hukumonline menyediakan informasi melalui berita tentang isu terbaru dan tentunya dengan sumber yang kredibel dan dapat dipercaya.
“Saya mewakili sivitas akademika FH Unsri berterima kasih atas kerja sama yang baik ini. Insya Allah, Hukumonline semakin jaya dan terus memberikan kontribusi positif terhadap bangsa dan negara,” imbuhnya.
Seperti diketahui, FH Unsri termasuk yang terbesar di Sumatera Selatan. Jumlah mahasiswa aktif FH Unsri di semua program studi yakni sarjana, magister, dan doktor mencapai lebih dari 2.500-an dan jumlah mahasiswa baru setiap tahun sekitar 700. FH Unsri punya 7 jurnal bergengsi yakni Sriwijaya Law Review yang meraih Index Scopus. Kemudian Simbur Cahaya, Repertorium, Lex Lata, Jurist Concordia, Sriwijaya Crimen & Legal Studies, dan Sriwijaya Journal of Private Law. Fasilitas simulasi yang disediakan FH Unsri, seperti moot court persidangan umum dan konstitusi.
Selama ini, FH Unsri mengusung visi sebagai FH terkemuka, berbasis riset unggul, dan berdaya saing di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi hukum di tahun 2025. Salah satu misinya menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan tinggi hukum yang unggul, berkualitas, kreatif, inovatif, dan kompetitif.
















