Delegasi Trisakti Law Model United Nations Club (TLMC) Fakultas Hukum Universitas Trisakti berhasil meraih dua penghargaan Best Delegate (Juara 1) pada dua council bergengsi dalam ajang ECONOMIX FEB 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia pada 12–13 Februari 2026 lalu.
Prestasi pertama diraih oleh Eunike Audrey Saragih yang tampil impresif pada council United Nations Human Rights Council (UNHRC) dengan tema “The Transforming Labor Market: Protecting Migrant Rights Amidst A Fast-Changing Labor Demographic.” Dengan argumentasi yang tajam, analisis komprehensif, serta kemampuan diplomasi yang kuat, ia berhasil mengungguli delegasi dari berbagai universitas ternama.
Prestasi serupa diraih Kayla Felicya Chen yang juga menyabet Best Delegate (Juara 1) pada council United Nations Security Council (UNSC) dengan tema “Addressing the Arms Race in Outer Space: The Threat of US-China Strategic Competition Militarization to Global Security.” Keberhasilan tersebut turut didukung pembinaan intensif dari Revin Andhika selaku mentor TLMC, yang berperan dalam mempersiapkan strategi, penguasaan substansi, serta teknik negosiasi para delegasi.
Baca juga:
- Konsolidasi Alumni Nasional-Internasional jadi Prioritas Agenda Raker IKA FH Usakti
- FH Universitas Trisakti Kembali Raih Peringkat Pertama PTS Pencetak Partner Law Firm Terkemuka
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FH Universitas Trisakti, Maria Silvya Elisabeth Wangga, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini menunjukkan kapasitas mahasiswa FH Usakti untuk bersaing dalam forum akademik tingkat nasional.
“Prestasi ini bukan hanya kemenangan individu, tetapi juga kontribusi strategis dalam pencapaian kinerja pembinaan kemahasiswaan Fakultas Hukum Universitas Trisakti. Hal ini sekaligus memperkuat reputasi FH Usakti sebagai institusi yang konsisten mendorong pengembangan kompetensi global mahasiswa,” ujarnya, dilansir dari keterangan resmi yang diterima Hukumonline, Senin (16/2/2026).
Adapun ECONOMIX FEB merupakan kompetisi akademik yang bertujuan melahirkan generasi muda dengan kepekaan tinggi terhadap dinamika ekonomi global, mulai dari isu ketenagakerjaan, pembangunan berkelanjutan, hingga tantangan ekonomi di era Revolusi Industri 4.0. Kompetisi ini menuntut integrasi analisis ekonomi dengan perspektif hubungan internasional, sehingga menghadirkan pengalaman akademik yang kompleks bagi para peserta.
Lebih lanjut, Silvy berharap capaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah potensi dan memperluas wawasan global.
“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa FH Usakti untuk terus mengasah potensi, memperluas wawasan global, dan berani tampil sebagai generasi unggul yang siap berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
















