Perwakilan dari Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan (FH UPH) berhasil memboyong penghargaan juara II (First Runner Up) dalam ajang Brown and Mosten International Client Consultation Competition National Rounds (ICCC) 2025. Kedua mahasiswa itu adalah Garren Octo Wijaya dan Jason Nicholas Budianto
Kompetisi ini diselenggarakan oleh Tarumanagara Young Lawyers English Community (TYLEC). Penyelenggara notabene bernaung di bawah Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara (FH UNTAR), pada Sabtu, 8 Februari 2025.
ICCC merupakan kompetisi yang menguji kemampuan mahasiswa hukum dalam roleplay sebagai penasihat hukum. Di mana, mereka memberikan saran hukum kepada klien dengan permasalahan hukum yang beragam.
Kompetisi ini tidak hanya menguji pengetahuan hukum, tetapi juga kemampuan peserta dalam memahami emosi dan perasaan klien. Termasuk memberikan pengalaman berharga dalam dunia konsultasi hukum.
Baca juga:
- Florence Hermawan, Wisudawati Terbaik FH UPH Bakal Jadi Trainee Associate di Kantor Hukum Ternama
- Buah Kerja Keras, FH UPH Diganjar Penghargaan Top Indonesian Law School 2024
- Dedikasi Tanpa Batas, 2 Dosen Hukum Favorit Pilihan FH ULM dan FH UPH
Momentum ini adalah pertama kalinya Unit Kegiatan Mahasiswa International Law Moot Court Community (ILMCC) FH UPH mengikuti kompetisi ICCC. Tentu saja acara ini berbeda dengan kompetisi moot court pada umumnya.
Garren mengatakan, ILMCC sendiri dikenal sebagai UKM yang berfokus pada pembinaan mahasiswa dalam kompetisi peradilan semu hukum internasional. Seperti Phillip C. Jessup, Asia Cup, International Humanitarian Law Moot Court Competition (IHLMCC), dan Foreign Direct Investment (FDI).
















