
Rektor President University, Handa Abidin. Foto: President University.
Sebelum menjadi rektor, Handa sudah menorehkan catatan penting dalam manajemen pendidikan tinggi. Mulai menjabat sebagai Wakil Rektor di usia 31 tahun, menunjukkan kapasitas manajerial dan akademik yang luar biasa. Handa menyelesaikan studi magister hukum di George Washington University, Amerika Serikat, dan meraih gelar doktor dari University of Edinburgh, Skotlandia.
Kepemimpinan Handa di President University dikenal progresif dan inklusif. Di bawah kepemimpinannya, kampus yang berlokasi di kawasan industri Jababeka ini semakin memperkuat identitasnya sebagai universitas internasional dengan kurikulum berbasis global dan jaringan kerja sama luas dengan industri maupun perguruan tinggi luar negeri.
“President University terus mendorong penggunaan teknologi dalam pembelajaran dan pengembangan pusat riset yang berdampak pada masyarakat,” tulis President University dalam rilis yang diterima, Rabu (2/7/2025).
Menariknya, kontribusi alumni FHUI tidak berhenti pada dua nama tersebut. Prof Hikmahanto Juwana yang juga merupakan alumni FHUI, pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani. Sebelumnya, Prof Hikmahanto juga dikenal sebagai Dekan FHUI dan pakar hukum internasional yang sering menjadi narasumber dalam isu-isu strategis kenegaraan. Perannya dalam dunia akademik turut memperkuat posisi hukum sebagai ilmu yang strategis dalam pembangunan bangsa.
Selain itu, Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono, alumni FHUI yang pernah menjadi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan berkarier lama di Bank Indonesia, juga sempat menjabat sebagai salah satu ketua sekolah tinggi ilmu ekonomi di Indonesia. Karirnya menunjukkan bahwa pemimpin dari latar belakang hukum juga mampu menavigasi dunia keuangan dan pendidikan tinggi secara strategis.
















