Hukumonline resmi mengumumkan kampus-kampus hukum terbaik dalam Top Law Schools 2025 sekaligus meluncurkan Anugerah Literasi Hukum Digital dan Golden Alumni dalam ajang Top Indonesian Law Schools 2025 yang digelar di Hotel Ashley Tanah Abang, Jakarta (27/8/2025). Pada kesempatan ini, ajang Top Indonesian Law Schools telah memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, dan kedua kalinya digelar secara luring.
Chief Media and Engagement Hukumonline Amrie Hakim menyampaikan acara ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan hukum Indonesia, bertepatan dengan perayaan 25 tahun perjalanan Hukumonline. Selama seperempat abad, kata Amrie, Hukumonline telah berkembang tidak hanya sebagai media hukum, tetapi juga sebagai platform legaltech terbesar dan terlengkap di Indonesia.
“Selama 25 tahun, kami menghadirkan layanan berbasis teknologi hukum yang terintegrasi mulai dari pusat data regulasi, berita hukum terpercaya, analisis mendalam, hingga layanan edukasi dan solusi digital yang digunakan secara luas. Pengguna kami datang dari akademisi, praktisi hukum, penegak hukum, regulator, sektor korporasi, hingga mahasiswa,” ucap Amrie Hakim
Baca Juga:
Hukumonline Resmi Gelar Penghargaan Top Indonesian Law Schools 2025
Hambatan Eksekusi Putusan Pengadilan Masih Jadi Tantangan Hukum Indonesia
Menurutnya, universitas dan fakultas hukum memegang peranan penting dalam membangun masa depan hukum Indonesia. Dari ruang-ruang kuliah inilah, kata dia, lahir para pemimpin hukum bangsa di masa depan seperti hakim, jaksa, advokat, in-house counsel, regulator, dan akademisi yang menjadi motor pembaruan hukum nasional.
Melalui Top Indonesian Law Schools 2025, Hukumonline memberikan rekognisi atas dedikasi perguruan tinggi dalam mencetak generasi unggul. Amrie menerangkan, penilaian dilakukan dengan metodologi yang terus disempurnakan agar mampu mencerminkan kualitas, relevansi, dan daya saing pendidikan hukum kita di tingkat nasional maupun global.

Suasana ajang Top Indonesian Law Schools 2025 yang dihadiri kalangan sivitas akademika kampus hukum yang tergabung dalam University Solutions.
Adapun penilaian tahun ini dilakukan dengan empat indikator utama yakni jumlah Golden Alumni, akreditasi BAN-PT, SINTA Score, serta QS World University Ranking. “Keempat aspek tersebut mencerminkan kapabilitas kampus dalam beradaptasi dengan dinamika pendidikan tinggi dan kebutuhan industri. Seluruh data kami himpun dari sumber kredibel dan divalidasi untuk menjaga integritas hasil penilaian,” terangnya.
















