IBLAM School of Law Sukses Selenggarakan Simposium Internasional dan Call of Papers 2024
Terbaru

IBLAM School of Law Sukses Selenggarakan Simposium Internasional dan Call of Papers 2024

Kegiatan ini menjadi forum diskusi interaktif, di mana audiens diajak untuk menggali lebih dalam tentang topik-topik yang disajikan.

Willa Wahyuni
Bacaan 3 Menit

Simposium ini diperkaya dengan kehadiran keynote speech yaitu Dr. Rahmat Dwi Putranto, selaku Ketua Yayasan LPIHM IBLAM. Dalam seminarnya, Rahmat membuka wawasan peserta tentang integrasi hukum dan teknologi yang menekankan pentingnya jembatan teknologi dalam hukum, peran pemerintah dalam mendorong dan memanfaatkan Legal Technology, serta bagaimana budaya hukum dibentuk oleh teknologi. 

Kerjasama dengan perguruan tinggi Malaysia tersebut, turut menghadirkan Dr. Hajah Sri Rahayu Nurjanah binti Haji Dollah dari UNISSA yang berkesempatan mengangkat topik pendidikan dengan fokus pada integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem pendidikan di Brunei, serta kolaborasi antara pengembangan teknologi dan pendidikan seperti AI, e-learning, dan machine learning.

Selain itu, hadir pula pembicara lainnya yaitu Dr. Hairol Anuar B. HJ MAK DIN, dari Islamic University Selangor yang menyampaikan pandangannya mengenai peranan raja dalam memelihara kesucian Islam di Malaysia, menyoroti keunikan Malaysia dengan keragaman besar namun tetap harmonis, pentingnya institusi beraja dalam menjaga kesucian Islam, dan pengaruh Islam dalam kehidupan pribadi, sosial, serta pemerintahan di Malaysia. 

Forum diskusi yang diadakan juga membahas secara mendalam tentang bidang halal di setiap negara, dengan Hamzah Robbani sebagai ketua panitia yang menekankan pentingnya sorotan terhadap hukum dan pengakuan sistem sertifikasi halal di berbagai negara. 

“Diskusi ini membuka wawasan bahwa halal tidak hanya seputar manajemen dan sertifikasi, tetapi juga harus memperhatikan aspek hukum dan pengakuannya di negara-negara dengan sistem sertifikasi halal,” imbuh dia.

Kegiatan seminar yang telah dihelat nyatanya membuka ruang diskusi baru untuk  tema LETS: International Symposium and Call of Papers 2024 berikutnya yang berfokus pada halal dan hukum.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pemaparan materi oleh para pembicara, tapi juga forum diskusi interaktif, di mana audiens diajak untuk menggali lebih dalam tentang topik yang disajikan. Penelitian dan pemikiran yang dibagikan tidak hanya menyoroti kecanggihan ilmiah, tapi juga relevansi sosial dan dampak yang ditimbulkan,” kata Adhika.

Kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah bagi para peneliti dan akademisi untuk mempublikasikan karya ilmiah mereka di jurnal-jurnal terakreditasi. Berbagai penelitian dan karya tulis ilmiah telah dipresentasikan, menandai kontribusi signifikan dalam bidang hukum, pendidikan, teknologi, dan sosial.

“Sukses besar simposium LETS 2024 menandakan awal dari serangkaian acara tahunan yang akan datang. Dengan semangat kolaborasi dan pertukaran ilmu, IBLAM School of Law bersama para mitra akademiknya berharap untuk terus memperkuat jaringan penelitian dan pendidikan di kawasan ASEAN,” ujar Adhika.

Secara tidak langsung kegiatan ini menetapkan standar baru dalam penelitian dan diskusi ilmiah, membuka jalan bagi inovasi dan solusi kreatif bagi masalah-masalah yang ada di masa depan.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info