Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (IKA FH Unpad) menggelar acara Reuni Akbar sekaligus Musyawarah Besar hari ini, Sabtu, (11/11/2023). Hajatan bertema Ngariung Mungpulung ini sekaligus momen pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Umum IKA FH Unpad yang baru. Ribuan alumni FH Unpad meramaikan lokasi acara di Kampus FH Unpad Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
“Harapan saya cuma satu, tolong bawa IKA FH Unpad lebih baik lagi,” kata Yudhi Wibhisana, Ketua Umum (Ketum) IKA FH Unpad kepada Hukumonline di lokasi acara. Advokat dan kurator ini akan meletakkan jabatannya sebagai Ketum IKA FH Unpad periode 2020-2024 hari ini. Pria yang akrab disapa Kang Kiduy ini mengaku tidak mudah memimpin IKA FH Unpad di masa pandemi Covid-19.
“Hari ini reuni pertama sekaligus yang terakhir bisa dilakukan di kepengurusan kami, karena Covid-19,” ujarnya.
Baca Juga:
- Proses Kampanye 2 Kandidat Caketum IKA FH Unpad Dimulai
- Jelang Musyawarah Besar, 2 Pasangan Calon Ketua-Sekretaris Umum IKA FH Unpad Telah Mendaftar
- IKA FH Unpad Bakal Pilih Pengurus Baru, Reuni Akbar Segera Digelar
Ia bersyukur dan bangga kepengurusannya telah menunaikan sejumlah program seoptimal mungkin. “Kami jauh dari sempurna, belum puas sih dengan yang kami kerjakan, tapi sudah kami lakukan yang terbaik. Saatnya beralih,” kata Kiduy. Ia gembira dengan ramainya alumni FH Unpad yang hadir hingga siang ini. Ia membandingkan dengan kehadiran 1.500 alumni di momen dirinya terpilih pada 2020 lalu.
Kiduy menyampaikan pesan lain kepada pasangan calon Ketua Umum dan Sekretaris Umum IKA FH Unpad baru yang akan terpilih sore ini. “Saya punya tagline ‘FH Unpad for Indonesia’, tidak ada IKA-nya. Itu karena kepengurusan kami ingin mendukung FH Unpad lebih maju lagi.”

Sekretaris Umum dan Ketua Umum IKA FH Unpad Periode 2020-2024 Handrias Haryotomo dan Yudhi Wibhisana.
Ia mengingatkan para alumni bahwa tujuan eksistensi IKA FH Unpad antara lain ikut memajukan FH Unpad. “Kita bisa sukses dalam karier saat ini tidak lepas awalnya dari FH Unpad. IKA itu support system juga untuk kampus,” tegasnya.
Hal yang Kiduy syukuri antara lain IKA FH Unpad masa kepengurusannya berhasil mendukung pencapaian akreditasi internasional FH Unpad. Ia mengatakan untuk kali pertama FH Unpad meraih akreditasi internasional dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) pada awal tahun 2023 lalu. “Capaian itu tidak lepas dari program kerja IKA FH Unpad,” tuturnya.
Karena itu, ia berharap kepengurusan IKA FH Unpad yang baru tidak melupakan prioritas untuk kembali mendukung kampus. “Nama baik almamater itu penting juga dalam karier. Saya sebagai advokat biasa ditanya asal kampusnya dari mana. Kita bangga dan harus majukan terus FH Unpad.”
Kiduy bersama Sekretaris Umum (Sekum) Handrias Haryotomo sekaligus membacakan Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan IKA FH Unpad periode 2020-2024. Laporan ini mencatat pelaksanaan program kerja kepengurusan yang mereka pimpin sejak dikukuhkan pada 23 Februari 2020.
Bersaing Sehat, Bersaing Ketat
Dua pasangan calon Ketum dan Sekum IKA FH Unpad bersaing ketat meraih kepercayaan para alumni untuk memimpin di periode 2024-2027. Masing-masing mewakili angkatan masuk 90-an dan 2000-an. Chandra Kurniawan (angkatan 2002) dan Dudi Pramedi (angkatan 2004) adalah pasangan calon nomor urut 1. Sedangkan, M. Agus Imanuddin (angkatan 1993) dan Chairul Saleh (angkatan 1994) adalah pasangan calon nomor urut 2.

Calon Ketua Umum IKA FH Unpad, M. Agus Imanuddin dan Chandra Kurniawan.
Kedua pasangan calon ini telah melalui masa kampanye termasuk sesi debat terbatas pada akhir Oktober lalu. Gelaran debat ini bahkan ditayangkan di kanal YouTube IKA FH Unpad. Masing-masing pasangan calon juga meluangkan waktu untuk mengunjungi Hukumonline sebagai mitra strategis secara terpisah. Seperti diberitakan sebelumnya, keduanya berkomitmen persaingan dalam pemilihan ini harus secara sehat demi IKA FH Unpad yang lebih baik. Hal itu karena memimpin IKA FH Unpad pada dasarnya ajang kontribusi sosial pengabdian.
“Kalau menang kita happy, dan kalau nggak menang pun kita jamin nggak akan ada masalah,” kata Chandra. Ketika ditanya mengapa mencalonkan diri berhadapan dengan senior angkatan 90-an Dudi menjelaskan sambil tertawa, “Kami yakin untuk kontestasi tidak harus urut kacang ya”.
Di sisi lain, Chairul Saleh pernah mengatakan hal yang serupa kepada Hukumonline. Calon Sekum dari pasangan nomor urut 2 ini juga menekankan peran IKA FH Unpad sebagai wadah kolaborasi antara alumni, civitas academika FH Unpad, dan berbagai pihak eksternal. Chairul menyinggung pula kolaborasi dengan Hukumonline, “Kolaborasi antara IKA FH Unpad, Fakultas, dan Hukumonline harus terjadi (terus terjalin, red) siapapun pemenangnya nanti”.
















