Indonesia Raya untuk pertama kalinya berkumandang di Olimpiade Tokyo 2020 setelah pasangan ganda putri Indonesia memenangkan pertandingan final bulutangkis dengan mengalahkan pasangan China dua set langsung. Greysia Polii yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu menjadi Pasangan Ganda Puteri Indonesia pertama yang berhasil mencetak sejarah dengan meraih medali Emas pada cabang olahraga bulutangkis ganda putri di perhelatan pesta olahraga tertinggi Dunia, Olimpiade Tokyo 2020. Kemenangan yang berhasil diraih oleh putri terbaik Indonesia menjadi kado terindah bagi bangsa Indonesia yang sebentar lagi merayakan Hari Kemerdekaan yang ke-76.
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan merasa sangat bangga dan terharu atas capaian prestasi yang diberikan oleh Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. “Saya cukup tegang menonton pertandingan final ganda putri bulutangkis Indonesia. Ketika mereka berhasil di poin terakhir, saya sangat bangga dan terharu, sungguh kerja keras dan usaha yang diberikan oleh putri terbaik bangsa membuahkan prestasi yang membanggakan. Bukan hanya medali emas yang mereka dapatkan, namun mereka mencetak sejarah, sebagai pasangan ganda putri Indonesia pertama yang berhasil meraih medali emas di Olimpiade”.
Politisi senior Partai Demokrat ini menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Greysia dan Apriyani. “Kepada Gresia dan Apriyani, atas nama rakyat Indonesia, saya mengucapkan terimakasih karena kalian telah memberikan kado terindah kepada Indonesia yang mana sebentar lagi kita merayakan Hari Kemerdekaan RI yang Ke-76. Kalian adalah pahlawan bangsa, kalian lah yang mengumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya di Tokyo, untuk itu saya berterimakasih”.
Syarief Hasan menyampaikan bahwa Pemerintah akan memenuhi janji atas capaian prestasi yang diraih para atlet dengan memberikan bonus sebagai wujud penghargaan negara terhadap para pahlawan bangsa. “Nanti akan diberikan penghargaan bagi mereka yang berhasil mengharumkan bangsa, sesuai janji pemerintah dan harus ditepati”.
Wakil Ketua MPR RI juga menyampaikan bahwa sejarah yang dicetak putri terbaik bangsa menjadi awal bagi regenerasi atlet-atlet perempuan lainnya untuk dapat berprestasi, khususnya di cabang olahraga bulutangkis yang sudah menjadi tumpuan prestasi di Indonesia. “Saya juga berharap, sejarah yang baru saja ditorehkan oleh atlet perempuan Indonesia bisa memberikan nafas baru bagi regenerasi atlet perempuan lainnya khususnya di cabang olahraga bulutangkis, kita tentu ingat dahulu kita punya Susi Susanti yang berhasil memenangkan medali emas di Olimpiade Barcelona, sekarang kita punya Greysia dan Apriyani yang meraih Medali Emas di Olimpiade Tokyo. Besok kita akan punya atlet lainnya yang menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Tradisi seperti ini harus terus kita jaga dan akan Pemerintah dukung” tutupnya.
















