Komisi III DPR RI telah memutuskan 5 orang komisioner dan 5 dewan pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 pada rapat pleno, Kamis (21/11). Komisioner KPK terpilih antara lain Setyo Budiyanto, Johanis Tanak, Fitroh Rohcahyanto, Agus Joko Pramono, dan Ibnu Basuki Widodo.
Dalam kesempatan tersebut, DPR juga memilih Setyo menjadi Ketua KPK melalui pemungutan suara. Sebanyak 45 suara anggota Komisi III DPR RI yang menyetujui Setyo menjadi Ketua KPK. Rekam jejak jenderal polisi bintang tiga ini memiliki pengalaman bidang reserse. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.
Setyo juga merupakan perwira tinggi Polri yang dilantik sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian sejak Maret 2024. Sementara itu, merujuk data Laporan Hasil Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), Setyo memiliki harta kekayaan mencapai Rp9,6 miliar.
Saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan, Setyo menyampaikan salah satu terobosan yang dilakukan yaitu meniadakan lift VIP yang digunakan khusus para pimpinan KPK di gedung KPK di Jakarta. Hal ini bertujuan membuat interaksi pimpinan dengan pegawai menjadi lebih intim.
Baca juga:
- Pimpinan dan Dewan KPK Terpilih Periode 2024-2029, dari Polisi hingga Hakim
- Cadewas KPK Benny Mamoto, Utamakan Pencegahan Ketimbang Penindakan
- Legislator Soroti Aturan Soal Penyadapan
Menurut dia, hal itu juga menjadi salah satu visinya agar para pimpinan KPK lebih berintegritas. Sehingga nantinya seluruh fasilitas lift yang ada di gedung KPK akan berlaku secara umum untuk digunakan pegawai maupun pejabat.
"Selama ini pimpinan itu turun di basement, kemudian masuk lift VIP sampai ke lantai 15 dan tidak pernah ketemu dengan pegawai, tidak pernah berinteraksi dengan pegawai, kemudian pulang juga seperti itu," kata Setyo, seperti dikutip dari Antaranews.
















