Namun, yang unik adalah pemilihan nama yang dipakai oleh PA Kudus yang menamakan dengan nama Sikat. Dikutip dari daring KBBI, sikat sendiri berarti pembersih yag dibuat dari bulu (ijuk atau serabut) yang diberi berdasar dan berpegangan yang bermacam-macam.
5. Laron
Laron memang dikenal sebagai hewan mirip rayap, namun memiliki sayap dan bisa terbang. Tapi, Laron di sini bukanlah hewan yang dimaksud itu. Laron di sini adalah Laporan Perkara Online, ide inovasi dari PA Jakarta Timur.
Inovasi ini intinya ingin mengefisienkan serta mengurangi penggunaan kertas yang berlebih terutama dalam proses penanganan perkara selama ini. Selain itu, inovasi Laron ini diharapkan juga bisa meminimalisir tenaga dan pikiran para pegawai di PA Jakarta Timur yang sebelumnya mesti menggunakan dokumen fisik dalam pengerjaan laporan yang berkaitan dengan penanganan perkara.
“Dengan sistem Laron PA Jakarta Timur ini, proses pembuatan pelaporan dapat berlangsung singkat, efektif dan go green alias ramah lingkungan,” sebagaimana dikutip dari situs kompetisi.
6. Sikapp
PA Sidoarjo memiliki inovasi yang diberi nama Sikapp, yakni Sistem Evaluasi Kinerja Penyelesaian Perkara. Dari segi substansi, inovasi ini sepertinya pernah dilakukan oleh beberapa pengadilan sebelumnya. Tapi yang unik, PA Sidoarjo menamakan inovasi Sikapp ini sejalan dengan sikapnya dalam meminimalisir sejumlah kendala, misalnya kendala tunggakan minutasi perkara di tahun-tahun sebelumnya.
Dengan Sikapp, PA Sidoarjo berharap agar kinerja, terutama kinerja hakim maupun pelaksana tugas lain bisa ditingkatkan. “Aplikasi Sikapp menjadi kontrol sistemik bagi kinerja para hakim maupun pelaksana tugas lainnya, sehingga menumbuhkan perasaan self controlling, self monitoring dan self responsibility. Perubahan perilaku birokrasi di atas telah berimbas pada perbaikan pelayanan publik secara excellent,” sebagaimana tertulis dalam situs kompetisi.
7. Si Borneo
Satu lagi inovasi yang mencoba menggunakan nama yang identik dengan kearifan lokal. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palangkaraya, misalnya menamakan inovasinya dengan nama Si Borneo, yang berarti Sistem Informasi Banner dan Operasional Online Oke. Nama Borneo sendiri merupakan nama pulau yang meliputi tiga negara sekaligus, yakni Indonesia (Kalimantan), Brunei Darusallam, dan Malaysia.
Dari sisi substansi, Si Borneo itu terdiri dari tiga macam inovasi. Pertama, inovasi dalam hal penyebarluasan informasi yang menggunakan papan pintar. Kedua, inovasi dalam rangka mempercepat proses registrasi serta pemeriksaan kelengkapan berkas perkara dengan menggunakan LAN (Local Area Network).
Tujuannya antara lain, untuk mengurangi kertas dan mengejar kecepatan dalam proses persiapan pra persidangan. Sedangkan yang terakhir, Si Borneo ini mencoba memanfaatkan layanan Blackberry Channels sebagai cara penyebarluasan informasi bagi para pencari keadilan, terutama untuk Blackberry Messengers (BBM).
















