Intip Latar Belakang dan Harta Kekayaan 10 Capim KPK, Siapa Paling Tinggi?
Utama

Intip Latar Belakang dan Harta Kekayaan 10 Capim KPK, Siapa Paling Tinggi?

Berasal dari petahana, hakim, hingga jenderal polisi bintang tiga.

Mochamad Januar Rizki
Bacaan 4 Menit
Gedung KPK Jakarta. Foto: RES
Gedung KPK Jakarta. Foto: RES

Tim Panitia Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2024-2029 telah menyerahkan masing-masing 10 nama kandidat kepada Presiden Joko Widodo pada Selasa (1/10). Kesepuluh nama calon pimpinan dan dewan pengawas tersebut selanjutnya bakal disampaikan Presiden kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Bapak Presiden meminta kepada kami untuk menyampaikan kepada teman-teman media dan sekaligus nanti akan menyampaikan 10 (nama) calon pimpinan dan 10 (nama) calon dewas KPK melalui website seperti biasa,” kata Ketua Pansel KPK, Yusuf Ateh di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Tim pansel menyampaikan pada pemilihan capim dan cadewas KPK, sejumlah kriteria calon telah ditetapkan dan menjadi bahan pertimbangan mulai dari reputasi hingga kepercayaan publik. Penetapan aspek penilaian tersebut juga berdasarkan atas masukan dari berbagai kalangan.

Baca juga:

Wakil Ketua Pansel Capim dan Cadewas KPK, Arief Satria Arief mengatakan pansel juga memeriksa rekam jejak dari para calon serta mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak. Menurutnya, masukan tersebut didapatkan dari berbagai instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dan kompetensi dalam melihat rekam jejak.

“Kemudian juga dari masyarakat karena unsur masyarakat menjadi salah satu komponen penting dan menjadi bahan pertimbangan kami dalam menentukan keputusan akhir. Jadi saya kira variabel-variabel sangat komprehensif,” tambahnya.

Berikut profil 10 capim KPK 2024-2029:

  1. Agus Joko Pramono

Jabatan terakhir Agus yaitu sebagai Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pria kelahiran Palembang pada 1 Agustus 1972 ini telah dikukuhkan sebagai Profesor dalam Ilmu Akuntansi sektor Publik dari Unversitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada 2023. Agus pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli BPK Bidang BUMN/BUMD dan Kekayaan Negara yang Dipisahkan dan menjadi dosen di STAN, Universitas Pancasila, Universitas Trisakti, dan lain-lain.

Halaman Selanjutnya:
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info