Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) kembali hadir. Pada tahun ketiga pelaksanaannya, penghargaan ini masih konsisten dihadirkan Hukumonline sebagai bentuk apresiasi bagi perusahaan dan praktisi yang mampu menjadikan kepatuhan hukum sebagai bagian integral dari strategi bisnis mereka.
Agenda penghargaan IRCA 2026 menghadirkan jajaran juri dengan latar belakang kuat di bidang hukum, tata kelola, dan pemberantasan korupsi. Para juri berasal dari kalangan akademisi, praktisi hukum, hingga tokoh nasional yang memiliki rekam jejak panjang dalam penguatan kepatuhan dan tata kelola institusi.
Salah satu juri adalah Senior Lawyer dan Akademisi Arief T. Surowidjojo. Ia dikenal sebagai salah satu pendiri sekaligus pengajar di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera. Selain berkiprah di dunia akademik, Arief juga merupakan advokat senior yang aktif menuangkan pemikirannya dalam berbagai jurnal nasional maupun internasional.
Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) dan University of Washington ini juga kerap dipercaya mengemban amanah sebagai Komisaris Independen di sejumlah perusahaan besar. Sebelum pensiun, Arief tercatat aktif mengajar hukum bisnis dan kontrak di FHUI sejak 1990.
Baca juga:
- Deretan Dewan Juri Indonesia Regulatory Compliance Awards 2025
- Perdana! Ini Deretan Dewan Juri Indonesia Regulatory Compliance Awards 2024
Ia resmi mengakhiri masa pengabdiannya di kampus ‘Makara Merah’ ini pada Juni 2023, setelah lebih dari 32 tahun mendedikasikan keilmuannya di dunia pendidikan tinggi hukum. Kiprahnya berlanjut ketika pada 2021 ia ditunjuk Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi sebagai anggota Majelis Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (MA BAN-PT).
Setidaknya Arief menjadi satu-satunya perwakilan profesi hukum secara nasional untuk masa jabatan lima tahun. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua STHI Jentera sekaligus mengelola firma hukum yang didirikannya.
















