Mentan menyampaikan, memang ada komoditas yang stoknya terpaksa harus didatangkan dari luar negeri, karena memang produksi dalam negeri belum mencukupi, seperti bawang putih, daging sapi dan gula. "keadaannya tidak terhindarkan mengingat pemerintah ingin pastikan tidak ada kelangkaan menjelang puasa dan lebaran," tambahnya.
Para dunia usaha bidang pangan pun telah diminta turut kontribusi, dan peran sertanya untuk menjaga stok dan harga stabil. Dirinya mengajak semua pihak tidak mengambil keuntungan dari keadaan abnormal akibat wabah virus corona.
"Ayolah semuanya, produsen hingga pedagang kalian juga punya tanggung jawab sosial dan patriot bagi negeri ini. Pemerintah dan masyarakat harus bersama. Insyaallah kejadian akibat bencana corona ini dapat kita lewati, dan rakyat kecil tidak makin berat beban hidupnya," pungkas Syahrul.
















