Meningkatnya masyarakat yang positif terjangkit virus Covid-19 di Jakarta membuat para aparat harus menegakkan protokol kesehatan lebih ketat lagi. Terkait hal itu, aparat gabungan TNI, Polri dan Satpol PP menggelar apel di Lapangan Tugu Monas, Jakarta, Jumat (18/6).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pandam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meninjau langsung persiapan pasukan gabungan tersebut saat apel.


Sebagaimana diketahui, dalam waktu beberapa hari terakhir kasus Covid-19 di Jakarta terus meningkat. Pada Kamis (17/6) kemarin, tercatat kasus positif harian Covid-19 DKI Jakarta mencapai 4.144 orang.

Atas situasi yang mengkhawatirkan tersebut, Pemprov DKI Bersama TNI-Polri pun melakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah DKI Jakarta. Usai apel digelar, seluruh aparat pun langsung bergerak menuju wilayah yang telah ditentukan.


Saat menjadi Inspektur Upacara, Anies mengakui bahwa kondisi di Ibukota Jakarta semakin mengkhawatirkan. Menurutnya, seluruh aparatur wajib turun ke jalan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan oleh masyarakat dengan disiplin.

"Saat ini sedang dalam masa pandemi dan kondisinya makin hari makin mengkhawatirkan. Karena itu kita semua bersiaga bersiap untuk menegakkan protokol kesehatan," ujar Anies.


Para aparatur, lanjut Anies, wajib melakukan operasi dengan berpatroli keliling semua wilayah di Jakarta. Ia minta agar para petugas tidak memberikan kompromi pada setiap pelanggaran protokol kesehatan.


"Kita semua turun ke lapangan, termasuk seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta. Malam ini lakukan operasi pendisiplinan tanpa kompromi," kata Anies.


Masyarakat diminta mematuhi semua aturan yang tertuang dalam ketentuan PPKM skala mikro. Semua kegiatan masyarakat harus terhenti pukul 21.00 WIB. Bahkan, petugas tak ragu-ragu menyiapkan berbagai kendaraan taktis seperti mobil raisa, motor taktis, dan peralatan lainnya.


Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran juga mengatakan serupa. Pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi terkait penanganan Covid-19 di Jakarta.


Di saat yang sama, mereka juga berharap agar petugas yang terjun ke lapangan selain mengingatkan masyarakat, juga membubarkan kerumunan dan memberikan masker serta pengetahuan tentang aturan PPKM skala mikro.

















