Kecelakaan Laut Maluku Utara ke Mahkamah Pelayaran
Kecelakaan Laut Maluku Utara ke Mahkamah Pelayaran
Aktual

Kecelakaan Laut Maluku Utara ke Mahkamah Pelayaran

Oleh:
ANT
Bacaan 2 Menit
Kecelakaan Laut Maluku Utara ke Mahkamah Pelayaran
Hukumonline
Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Ternate, minta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) meneruskan kasus-kasus kecelakaan laut yang sering terjadi di perairan Maluku Utara ke Mahkamah Pelayaran.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Ternate, Samin Marsaoly di Ternate, Jumat, mengatakan, pelimpahan kasus-kasus kecelakaan laut ke Mahkamah Pelayaran, bertujuan agar ada pembelajaran bagi pemilik kapal, pengelola maupun instansi teknis seperti KSOP, perhubungan laut maupun pihak terkait.

"Jadi, Mahkamah Pelayaran (MP, red) itu, berada di bawah Kementerian Perhubungan dan bertugas untuk melakukan pemeriksaan serta mengadili setiap kasus kecelakaan laut," katanya.

Menurutnya, MP tidak hanya melihat kasus kecelakaan dari segi hukum namun lebih pada standar sistem pelayaran berdasarkan Undang-Undang Pelayaran.

Dirinya mencontohkan, kejadian awal pekan lalu di Kota Baru, jika kasus tersebut ditangani MP, maka segala aspek dari sisi pelayaran akan ditinjau termasuk administrasi pelayaran. Samin menambahkan, sebagai daerah kepulauan, Maluku Utara sudah selayaknya memerhatikan masalah-masalah pelayaran termasuk sistem keselamatan dan kelayakan kapal, baik yang berukuran kecil maupun besar.

"Hal ini penting sebab sebagai daerah yang luas lautnya lebih besar dari daratan, tentu mengandalkan sarana transportasi laut" ujarnya.

Terkait kondisi cuaca yang tidak bersahabat, Kadishubkominfo Kota Ternate, Samin Marsaoly minta masyarakat yang akan berlayar dan menggunakan kapal-kapal kecil untuk mewaspadai kondisi cuaca. Dia minta warga untuk tidak melakukan pelayaran jika kondisi cuacanya tidak memungkinkan, apalagi dalam sepekan terakhir, kota Ternate dan daerah lainnya di Malut terkena dampak badai tropis yang berpotensi terjadinya gelombang tinggi di atas tiga meter.

Selain kepada warga, Dishubkominfo juga memperketat izin berlayar bagi kapal-kapal yang melayari rute di Maluku Utara khususnya dari Ternate, bahkan telah minta petugas di Pelabuhan untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam memberikan izin berlayar. Sebab kondisi cuaca yang tidak bersahabat, tentu akan membahayakan pelayaran, utamanya kapal-kapal kecil yang melayari perairan Malut.
Tags:

Berita Terkait