Pojok MPR-RI

Ketua MPR Bambang Soesatyo Dukung Pelatihan Keselamatan Berkendara

Indonesianbelum memiliki sekolah formal untuk belajar mengendarai kendaraan bermotor dengan baik dan benar.

Oleh:
Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 2 Menit
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo. Foto: Istimewa.
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo. Foto: Istimewa.

JAKARTA - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Harley Owners Group (HOG) Anak Elang - Jakarta Chapter menyelenggarakan pelatihan keselamatan berkendara (safety riding course), yang ditujukan khususnya bagi pengendara motor besar. Kegiatan ini menjadi satu tarikan nafas dengan visi dan program IMI. Sebagai organisasi yang menaungi seluruh entitas otomotif nasional, IMI selalu mengkampanyekan bahwa keselamatan berkendara sangat penting dan mutlak, tidak boleh ditawar oleh apapun juga.

"Di Indonesia, kita belum memiliki sekolah formal untuk belajar mengendarai kendaraan bermotor dengan baik dan benar. Sebagian besar pengendara belajar secara otodidak. Karena itu, saya sangat mengapresiasi inisiatif HOG Anak Elang–Jakarta Chapter yang menyelenggarakan acara Pelatihan Keselamatan Berkendara bagi pengendara Harley," ujar Bamsoet usai membuka Safety Riding Course yang diselenggarakan HOG Anak Elang - Jakarta Chapter, di Halaman Parkir Komplek MPR RI, di Jakarta, Minggu (28/11/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, komitmen IMI terhadap keselamatan berkendara dan menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan NKRI, Pancasila serta pariwisata Indonesia melalui berbagai kegiatan komunitas otomotif telah ditegaskan dalam Anggaran Dasar IMI. Di dalamnya dengan tegas menyatakan bahwa salah satu tujuan dibentuknya IMI adalah untuk mensosialisasikan dan mengedukasi cara berkendaraan yang baik dan aman kepada komunitas otomotif untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas di jalan umum, menjaga NKRi, Pancasila dan pariwisata Indonesia.

"Tidak hanya dalam tataran retorika, IMI juga menghadirkan manifestasi nyata dari kepedulian terhadap keselamatan berkendara.  Antara lain melalui peluncuran buku 'Panduan Tata Cara Berkendara Sepeda Motor Berkelompok', sebagai pedoman klub dan komunitas pada saat melakukan touring. Peluncuran buku panduan ini sangat bermanfaat sebagai sarana edukasi berkendara yang baik, benar, dan aman," jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI) ini menerangkan, pelatihan keselamatan berkendara sangat penting untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas pengguna kendaraan bermotor. Sebagian besar kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh faktor pengendara. Antara lain karena pengetahuan berkendara yang tidak memadai, perilaku dan mentalitas berkendara yang belum dewasa, serta ketidakpatuhan terhadap aturan dan rambu-rambu lalu lintas.

"Keselamatan berkendara adalah tanggungjawab bersama seluruh pengguna jalan, termasuk bagi pengguna kendaraan bermotor. Semua pengguna jalan, tanpa terkecuali, betapa pun sangat beragam latar belakang dan kelas sosial ekonominya, harus mempunyai paradigma dan cara pandang yang sama dalam berkendara, bahwa keselamatan adalah yang paling utama," terang Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menilai, komunitas motor besar seperti HOG Anak Elang - Jakarta Chapter identik dengan semangat dan gelora jiwa muda. Jiwa-jiwa yang penuh optimisme, keberanian, dan yang paling penting adalah semangat solidaritas dan kesetiakawanan dalam ikatan persaudaraan (brotherhood).

"Karenanya saya juga mengapresiasi peran klub-klub motor besar dalam memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, yang sudah terimplementasi dalam berbagai ragam kegiatan. Mulai dari pelopor safety riding, pemberian santunan kepada masyarakat terdampak pandemi, penyelenggaraan bakti sosial, menjadi relawan kebencanaan, hingga upaya mendorong pertumbuhan pariwisata dan perkembangan ekonomi kreatif," kata Bamsoet

Tags: