Klaim Motif Pribadi di Balik Aksi Penyanderaan Pondok Indah
Apolos Jara Bonga selaku pengacara AJS, salah seorang tersangka penyanderaan satu keluarga di Pondok Indah, mengklaim AJS dan korban Asep Sulaiman berteman baik.
ANT | Sandy Indra Pratama
Bacaan 2 Menit
Pada awal penangkapan, publlk disodori informasi ihwal motif penyanderaan keluarga Asep. Menurut kepolisian penyanderaan di bawah ancaman senjata api itu dilandasi aksi perampokan.Namun seiring proses penyidikan berjalan, kepolisian mencium banyak kejanggalan. Salah satunya mengenai jumlah pelaku yang tak mungkin hanya dua orang. (Baca juga: Begini Kronologi Penyanderaan di Pondok Indah)Kemarin, pemeriksaan terhadap salah seorang tersangka,AJS, kembali dilangsungkan. Dalam pemeriksaan yang berlangsung empat jam lebih itu, tersangka menurut Apolos Jara Bonga selaku pengacaranya, membantah aksi penyanderaan bermotifkan perampokan. "Kami dampingi pemeriksaan hasil sementara klien kami (AJS) tidak melakukan perampokan dan penyanderaan," kata pengacara tersangka AJS, Apolos Jara Bonga, di Jakarta, kemarin.Ia mengungkapkan aksi AJS terhadap keluarga pensiunan pejabat PT Exxon Mobil itu berlatar belakang masalah pribadi. Apolos mengatakan bahwa AJS mengenal baik Asep Sulaiman sehingga kedatangan ke rumahnya untuk menyelesaikan masalah pribadi.Namun, tim kuasa hukum itu belum bersedia menjelaskan persoalan pribadi antara AJS dan Asep Sulaiman tersebut.Bersahabat baikMenurut pengacara, tersangka AJS yang dituduh terlibat perampokan dan penyanderaan di kawasan perumahan Pondok Indah, memiliki hubungan baik dengan korban, Asep Sulaiman. Kedatangan tersangka ke rumah korban, diklaim pengacara, awalnya hendak menyelesaikan permasalahan persahabatan mereka. Namun caranya salah.