Klaim Motif Pribadi di Balik Aksi Penyanderaan Pondok Indah
Berita

Klaim Motif Pribadi di Balik Aksi Penyanderaan Pondok Indah

Apolos Jara Bonga selaku pengacara AJS, salah seorang tersangka penyanderaan satu keluarga di Pondok Indah, mengklaim AJS dan korban Asep Sulaiman berteman baik.

ANT | Sandy Indra Pratama
Bacaan 2 Menit
Namun, tim kuasa hukum itu belum bersedia menjelaskan persoalan pribadi antara AJS dan Asep Sulaiman tersebut.
Bersahabat baik
Menurut pengacara, tersangka AJS yang dituduh terlibat perampokan dan penyanderaan di kawasan perumahan Pondok Indah, memiliki hubungan baik dengan korban, Asep Sulaiman. Kedatangan tersangka ke rumah korban, diklaim pengacara, awalnya hendak menyelesaikan permasalahan persahabatan mereka. Namun caranya salah.
"Kesimpulan sementara sedikit keliru menyelesaikan masalah persahabatan karena antara klien kami (AJS) dengan korban memiliki hubungan baik," kata Apolos.
AJS juga menurut Apolos tidak mengincar harta dan mengintimidasi korban saat berada di dalam rumah Asep Sulaiman.
Diungkapkan Apolos, AJS berupaya mendatangi rumah Asep dengan sikap baik namun terjadi aksi seperti perampokan saat penyelesaian masalah secara kekeluargaan tidak terwujud.  (Baca Juga: Polisi Bebaskan Sandera di Pondok Indah)
Penyanderaan sebuah rumah di bilangan perumahan mewah Pondok Indah, Jakarta Selatan, menyita perhatian khalayak sepanjang akhir pekan kemarin. Aksi puluhan polisi berpakaian antiteror lengkap disorot kamera televisi tanpa henti.Lepas hampir sembilan jam penyekapan berakhir. Dua orang pelaku dengan sigap diringkus tanpa perlawanan dari rumah korban Asep Sulaeman, seorang pensiunan perusahaan minyak. 
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info