Penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas tak bisa dikerjakan sendirian oleh satu perguruan tinggi. Berbagai kampus perlu berkolaborasi untuk mencapai hasil yang terbaik. Sepertihalnya langkah yang dilakukan Universitas Borobudur (Unbor) dan Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair).
Kedua kampus yang masing-masing berbasis di Jakarta dan Surabaya itu menjalin kerja sama yang dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Perjanjian kerjasama itu diteken Direktur Pascasarjana Unbor, Prof Faisal Santiago dan Dekan FH Unair, Iman Prihandono, Senin (29/7/2024).
Program studi Magister dan Doktor Ilmu Hukum pada kedua kampus itu terakreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kerjasama ini dijalin dengan tujuan saling memberi manfaat bagi masing-masing pihak dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Bentuk kerjasama yang akan dilakukan antara lain melakukan penelitian dan kuliah bersama. Program studi Unbor dan Unair memiliki keunggulan yang berbeda sehingga mahasiswa bisa berkuliah di kampus Borobudur atau Unair.
Baca juga:
- Program Magister Ilmu Hukum Universitas Borobudur Raih Predikat Unggul
- FH UNAIR Kembali Jadi Kampus Hukum Indonesia Terbaik 2023

Saat penandatanganan MoU kedua pihak. Foto: Istimewa
Menanggapi MoU tersebut, Guru Besar FH Universitas Pancasila, Prof Ade saptomo, mengatakan bahwa penelitian bersama harus segera dilaksanakan dalam mewujudkan implementasi dari MoU tersebut. “Dalam waktu tekat kerja sama ini diwujudkan dengan melibatkan penguji eksternal untuk ujian doktor ilmu hukum di kampus kedua belah pihak,” katanya sebagaimana keterangan tertulis, Selasa (30/07/2024).
Masih dalam keterangan yang sama, Guru Besar FH Unair, Prof Agus Yudha Hernoko, menyebut kegiatan international conference akan segera dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. “Untuk dapat diikuti mahasiswa pascasarjana Universitas Borobudur dan Airlangga,” ujarnya.
















