“Salah satunya anggota kabinet harus diisi oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan mumpuni dan fokus mensukseskan agenda-agenda kerja presiden, serta mempunyai rekam jejak yang baik agar tidak menjadi beban presiden di kemudian hari,” katanya.
Sebelumnya, dalam KNHTN ke-5, Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang menjadi tuan rumah yang berlangsung pada 9-12 November 2018. Perhelatan nasional ini akan dilaksanakan di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. (Baca Juga: Bahas Masalah-Masalah Pemilu, Konferensi Hukum Tata Negara 2018 Dibuka)
Konferensi ini merupakan forum akademik yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, seperti akademisi, organisasi masyarakat sipil, peneliti, perwakilan lembaga pemerintah, mahasiswa, dan komponen pemangku kepentingan lain. Tema yang diangkat dalam KNHTN ke-5 adalah “Tantangan Menjaga Daulat Rakyat dalam Pemilihan Umum.” Sebab, tema konferensi ini relevan dengan persiapan Indonesia memasuki tahun politik pada Pemilu 2019.
















