Hukumonline melakukan kunjungan ke Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) pada Selasa (23/6). Kunjungan in dilakukan untuk menyerahkan plakat atas terpilihnya HCML sebagai salah satu perusahaan yang menerima penghargaan berupa Notable Enterprise in Regulatory Compliance untuk industri Oil and Gas (Upstream & Downstream), PROSPER A, dalam acara Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan Jumat, (22/5) lalu.
Dalam kunjungan ini, Hukumonline diwakili Chief Operating Officer Hukumonline, Jan Ramos Pandia dan Enterprise Solutions Sales Manager Hukumonline, Mevi Hariyanti, serta beberapa staf Hukumonline lainnya. Plakat penghargaan diserahkan oleh Jan Ramos Pandia selaku Chief Operating Officer Hukumonline kepada Manager Divisi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) HCML, Soni Widodo.
Ramos menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan gestur untuk mempererat kerja sama antara Hukumonline dan HCML. “Ini menunjukkan bahwa kita ingin bermitra serius dan strategis dengan teman-teman di HCML.” ujar Ramos.
Baca Juga:
- BRI Jadi Pemenang Best Holding Company IRCA 2026
- Ini Leader Taat Regulasi yang 'Bersinar' di Malam Puncak 2026
Dalam kesempatan itu, Ramos menjelaskan Hukumonline memiliki 1.600 perusahaan pelanggan, di mana HCML merupakan salah satunya. Dari jumlah itu, terdapat kurang lebih 100 perusahaan yang menggunakan produk unggulan Hukumonline, yakni Regulatory Compliance System (RCS).
“Selain sektor energi dan natural resources, ada satu sektor lagi yang banyak pakai RCS, yaitu financial sector. Ini juga sektor yang sangat highly regulated,” jelas Ramos.
Ramos berharap pertemuan yang diadakan dapat menjadi milestone baru untuk kolaborasi antara Hukumonline dan HCML.
Soni menyampaikan bahwa produk yang ditawarkan Hukumonline telah membantu unit kepatuhan di HCML untuk memetakan dan mengidentifikasi cara supaya perusahaannya dapat patuh terhadap peraturan perundang-undangan.
Ia mengaku bahwa di tengah ketidakpastian situasi geopolitik saat ini, HCML tetap berkomitmen untuk tetap dapat patuh kepada peraturan yang berlaku. Kedepannya, kedua belah pihak berharap HCML dapat berpartisipasi kembali di IRCA 2027.

Manager Divisi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) HCML, Soni Widodo. Foto: HFW
Sebagai informasi, penghargaan IRCA 2026 terdiri atas empat kategori, yaitu Company, Leaders, Best Holding Company in Regulatory Compliance, dan The Emerging Leader for Regulatory Compliance. Pada kategori Company, penghargaan terbagi menjadi empat tingkatan, yaitu Sapphire, Diamond, Gold, dan Silver. Setiap tingkatan merefleksikan kapabilitas perusahaan dalam implementasi strategi kepatuhan dan standar regulasi.
Kategori Company menyoroti kekuatan kolektif dan strategi internal perusahaan dalam mengelola kepatuhan. Pada IRCA 2026, HCML memenangkan kategori Company dengan tingkatan Gold yang berpredikat Notable Enterprise in Regulatory Compliance. Tingkatan ini melibatkan sebanyak 27 perusahaan dari 24 sektor industri, salah satunya adalah HCML untuk industri minyak dan gas bumi (hulu dan hilir).
Ajang penghargaan IRCA 2026 sendiri diadakan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan atas konsistensi mereka dalam membangun budaya kepatuhan hukum dan tata kelola yang konsisten.
Penilaian IRCA 2026 dilakukan berdasarkan self-assessment yang di antaranya mencakup aspek evaluasi dan monitoring kepatuhan, sosialisasi regulasi internal, inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung kepatuhan, strategi pengembangan sumber daya manusia.
















