Pendekatan ini menjadikan Liza lebih dari sekadar praktisi hukum yang cekatan. Baginya, setiap langkah bukan hanya soal menutup kasus hari ini, tetapi bagaimana keputusan hukum yang diambil berdampak pada klien, institusi, dan masyarakat secara lebih luas.
“Atas dasar itu, saya melihat Liza sebagai representasi yang tepat untuk NeXGen Lawyers 2026—seorang pengacara yang tidak hanya memikirkan strategi, tetapi juga memahami bahwa praktik hukum harus menghasilkan dampak yang berkelanjutan,” imbuh Eva.
Sementara Partner DeHeng ARKO Law Offices, Reza Octavian menambahkan Liza sebagai pemecah masalah dengan tenang di situasi yang tidak sederhana. Bagi Reza, Liza memiliki kemampuan untuk mendalami persoalan secara detail tanpa kehilangan gambaran yang lebih besar dan membuat strateginya terasa solid saat dijalankan.
“Dengan pendekatan tersebut, saya meyakini Liza layak direkomendasikan sebagai representasi firma—karena ia tidak hanya mampu menangani kompleksitas, tetapi juga memastikan setiap langkah memberikan nilai jangka panjang,” ujarnya.
Partner DeHeng ARKO Law Offices, Dani Indrawan mengatakan sosok Liza memiliki konsistensi yang tinggi. Tak saja memberikan hasil ketika situasi mendukung, namun tetap menjaga standar bahkan dalam kondisi yang menantang.
“Kombinasi antara konsistensi, kolaborasi, dan cara berpikir yang terstruktur menjadikan sosok Liza yang tepat untuk direkomendasikan dalam NeXGen Lawyers 2026—mewakili pengacara yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkontribusi secara berkelanjutan,” pungkasnya.
















