“Ini penghargaan yang sangat besar yang bisa saya capai dalam dua tahun ini. Saya harap ke depannya bisa membantu rekan sejawat serta membantu Universitas Sriwijaya, khususnya Fakultas Hukum, untuk menjadi lebih besar lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dosen Hukum Ekonomi dan Bisnis Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Moch. Zairul Alam, menyebut penghargaan yang diraihnya selama dua tahun berturut-turut sebagai amanah yang sarat tanggung jawab.
“Menjadi dosen favorit ini sangat bermakna bagi saya. Dua tahun berturut-turut, 2024 dan 2025, ini disertai tanggung jawab yang tidak mudah untuk dedikasi dan komitmen membangun pendidikan hukum yang lebih baik,” katanya.

Dosen Hukum Ekonomi dan Bisnis Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Moch. Zairul Alam. Foto: tangkapan layer Zoom/HFW
Zairul menilai para penerima penghargaan telah berhasil menjawab tantangan generational gap dalam dunia pendidikan hukum. “Ini membuktikan bahwa dosen-dosen di sini mampu mengajar dengan cara yang bisa diterima mahasiswa zaman sekarang, tanpa kehilangan esensi, tetap on point, dan terus membangun karakter yuris yang kritis serta memperjuangkan keadilan,” tambahnya.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Prof. Yos Johan Utama, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
“Ini adalah kebanggaan kita bersama. Pesan saya, kita harus tetap menjaga integritas dalam kondisi apa pun dan selalu menjaga kebenaran, seberubah apa pun negara ini, seberubah apa pun pemerintahan, di bawah bimbingan siapa pun,” tegasnya.
















