Mau Jadi Lawyer Sukses? Pastikan Asah Hal-hal Ini!
Terbaru

Mau Jadi Lawyer Sukses? Pastikan Asah Hal-hal Ini!

Mulai dari keterampilan teknis sampai dengan soft skill, terdapat sejumlah kemampuan yang harus diperhatikan lulusan baru hukum bila hendak berkiprah di dunia lawyering.

Ferinda K Fachri
Bacaan 3 Menit

Berjejaring atau membangun dan memelihara jaringan profesional yang luas juga menjadi kemampuan yang relevan dimiliki. Selanjutnya yaitu kemampuan interpersonal yaitu mampu memahami dan menghargai perspektif dan perasaan orang lain. Kepemimpinan dan kerja sama tim; manajemen waktu; etika dan integritas; menjaga kerahasiaan informasi klien; adaptabilitas; hingga kreativitas dan inovatif juga dibutuhkan.

Hukumonline.com

Rio berfoto bersama peserta Pelatihan Hukumonline 2024 Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum, Selasa (13/8/2024). Foto: RES

“Kalau mentor itu menurut pengalaman saya akan menjadi sangat penting (dalam mengasah) kemampuan negosiasi. Kita (pada masa awal bekerja) banyak duduk nontonin Partner bernegosiasi, pelajarilah ilmu soft skill-nya itu. Tapi kalau kemampuan seperti drafting dan analisis memang harus kalian perkuat dengan kemampuan dasar dan lakukan secara mandiri,” kata alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH Unpad) itu.

Kemampuan seorang kandidat yang hendak bekerja pada suatu firma hukum akan dinilai melalui proses rekrutmen. Mulai dari pengetahuan hukum hingga kesesuaian dengan nilai-nilai prinsip dalam firma akan diuji dari rangkaian seleksi. Umumnya, proses rekrutmen terdiri atas seleksi CV, wawancara awal dengan HR, wawancara lanjutan dengan Partner untuk menggali pengetahuan hukum, dan uji kemampuan berbahasa asing.

"Lantas, how we found x factor in someone? Pertama, kembali ke titik awal, pengetahuan hukum. Kedua, up-to-date. Kita harus tahu UU PT tidak berdiri sendiri, ada UU terkait lainnya seperti UU Cipta Kerja. Jangan sampai ketinggalan perkembangan terbaru,” kata dia. Rio menyebut pemahaman pada UU PT dan KUHPerdata sebagai modal pengetahuan hukum paling dasar yang diperiksa firma hukum. 

Hukumonline.com

Suasana Pelatihan Hukumonline 2024 Bimbingan Kerja untuk Fresh Graduate Hukum, Selasa (13/8/2024). Foto: RES

Faktor penentu lainnya ialah kepercayaan diri yang tinggi baik dalam berbicara maupun menjadi pendengar yang baik. Terakhir, know-like-trust. Sebagai suatu profesi jasa, lawyer dituntut untuk bisa dikenal terlebih dahulu dengan hasil kerja yang baik. Calon klien mau menambatkan kepercayaannya setelah menyukai pribadi lawyer dengan kemampuannya.

“Kalau punya 4 pilar ini, insya Allah akan jadi lawyer yang baik. Tapi diingat, sebelum klien suka (hasil pekerjaan), senior kalian harus suka (kalian) dulu, Partner juga harus suka. Lawyering is a long game marathon. Tidak ada yang instan, ” ungkap Rio mengingatkan.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info