Penilaian dari dewan juri ditujukan untuk kategori In-House Counsel Team of The Year 2024 dan In-House Counsel Leader of The Year 2024. Kedua kategori ini secara hierarki lebih tinggi dari dua kategori lainnya karena mengerucutkan berbagai sektor industri
Penghargaan akan diberikan kepada individu (leader) maupun tim legal perusahaan atas capaian, inovasi, dan kontribusi dalam bidang hukum di perusahaan. Penilaian leader dilakukan terhadap aspek kompetensi intelektual dan kepemimpinan.
“Kami menilai dari latar belakang, profesionalisme tim dalam menangani kasus, kemudian kontribusi kepada society. Secara umum kami membicarakan beberapa aspek penjurian kenapa memilih X atau Y,” ujar Dahliana kepada Hukumonline pada saat penjurian.

Dosen Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera Aria Suyudi. Foto: HFW
Ia berharap gelaran ini dapat memberikan motivasi kepada in-house counsel terutama bagi tim dan pimpinan tim hukum. Mereka diharapkan bisa terus meningkatkan kompetensi diri dan tidak hanya berfokus pada profit tetapi juga kontribusi untuk masyarakat.
Dahliana melihat bahwa profesi in-house counselmasih belum menjadi pilihan yang diminati oleh para lulusan hukum. Melalui penghargaan ini, profesi in-house counselbisa menjadi lebih dikenal sehingga menjadi pilihan yang lebih dipertimbangkan bagi lulusan hukum.
Dalam kesempatan yang sama, Aria Suyudi mengatakan diskusi yang telah berlangsung menunjukan bahwa proses penjurian tidak sederhana. Banyak faktor yang diputuskan untuk memilih yang terbaik. Aria menekankan bahwa yang bukan unggulan dalam penilaian juri bukan berarti tidak cukup baik.
“Ajang ini sangat baik untuk saling merefleksikan apa yang sudah ada di dunia in-house counsel saat ini. Paling tidak, para in-house counseldapat saling melihat tren di bidang mereka, untuk mempersiapkan diri di tahun depan,” ujarnya.
















