Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) bakal menjadi tuan rumah 23rd Asian Law Institute (ASLI) Annual Conference 2026 yang digelar di Kampus UI, Depok pada 3-4 Juni 2026 mendatang. Forum hukum internasional tersebut bakal mempertemukan akademisi, hakim, praktisi hukum, pembuat kebijakan, hingga mahasiswa dari berbagai negara di Asia dan dunia.
Penyelenggaraan ASLI Conference 2026 menjadi momentum penting bagi FHUI. Sebab, ini merupakan kali kedua FHUI dipercaya menjadi tuan rumah konferensi tersebut setelah sebelumnya pernah menyelenggarakannya pada 2006. Kembalinya ASLI Conference ke FHUI juga bertepatan dengan momentum satu abad Fakultas Hukum UI yang didirikan pada 1924.
Selain itu, FHUI menilai penyelenggaraan konferensi ini menjadi cerminan penguatan posisi fakultas tersebut di tingkat global. Terlebih, fakultas ini menjadi satu-satunya yang berada dalam jajaran 100 besar dunia berdasarkan QS World University Rankings by Subject.
Mengusung tema ‘Empowering Asia’s Rise: Legal Knowledge for Sustainability, Justice and Regional Integration’, ASLI Conference 2026 akan menyoroti pentingnya ilmu hukum dalam menjawab tantangan sosial, ekonomi, politik, dan budaya di tengah kebangkitan Asia sebagai kekuatan global baru.
Baca juga:
- Ranking FHUI Melejit, Kini Bertengger di Posisi ke-96 Besar Dunia versi QS 2026
- FHUI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Disrupsi Hukum dan Tata Kelola

Tema tersebut juga terinspirasi dari semangat Bandung Declaration 1955 yang menekankan solidaritas, kerja sama damai, dan pembangunan bersama antarnegara di Asia dan Afrika.
Dekan FHUI, Parulian Paidi Aritonang mengatakan bahwa konferensi ini diharapkan menjadi ruang dialog strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik lintas negara sekaligus mendorong inovasi hukum yang relevan dengan tantangan global.
















