NKNLegal Bangun Kemitraan Strategis, Hadapi Tantangan Hukum dan Bisnis
Hukumonline’s Indonesia In-House Counsel Choice 2024

NKNLegal Bangun Kemitraan Strategis, Hadapi Tantangan Hukum dan Bisnis

Baik lewat program yang sudah dijalankan maupun rencana ke depan, NKNLegal ingin berperan signifikan dalam membentuk lanskap hukum yang lebih transparan, efisien, dan berbasis pada solusi yang berorientasi pada klien.

Tim Publikasi Hukumonline
Bacaan 5 Menit

 

“Agar kolaborasi dapat berjalan lancar, sangat penting untuk menyusun scope of work yang jelas sejak awal, termasuk jadwal kerja, hasil yang diharapkan, dan tanggung jawab masing-masing pihak. Kedua pihak juga dapat membentuk tim kerja khusus dengan pembagian tugas yang jelas untuk mempercepat penyelesaian. Menyediakan preliminary review atau draft sebagai langkah awal untuk memenuhi tenggat waktu sembari menyelesaikan dokumen akhir,” jelas Chandra Bima.

 

Ada pula masalah ketidaksesuaian strategi hukum yang diberikan kantor hukum eksternal dengan tujuan bisnis perusahaan. Chandra Bimatak menampik, lawyer eksternal yagn fokus pada kepatuhan hukum biasanya cenderung memberikan solusi yang ‘aman secara hukum’, tetapi sulit diimplementasikan secara praktis oleh perusahaan. Maka, dalam konteks ini, penting bagi kantor hukum eksternal untuk mendalami konteks bisnis klien dan menawarkan beberapa opsi solusi, masing-masing dengan analisis risiko dan implikasi bisnisnya.

 

Tak kalah penting, perbedaan sektor industri korporasi juga dapat menjadi ’area’ yang menantang. Sektor perbankan dan keuangan, misalnya, banyak fokus pada kepatuhan regulasi yang ketat (terlebih dari OJK dan BI). Mereka cenderung konservatif dan risk-averse, sehingga kantor hukum eksternal perlu memberikan solusi yang sesuai dengan perubahan regulasi berkala, sekaligus mendukung efisiensi perusahaan. Di sisi lain, sektor energi dan pertambangan lebih memerlukan keahlian dalam hubungan dengan pemerintah dan pengelolaan izin; sementara sektor teknologi dan digital membutuhkan fleksibilitas hukum yang dapat mengikuti perkembangan teknologi yang pesat. 

 

NKNLegal sendiri telah mengembangkan pendekatan komprehensif untuk mendukung kolaborasi dengan in-house counsel. Pertama, menyusun gambaran umum mengenai kebutuhan klien dan tenggat waktu yang harus dipenuhi. Pada tahap ini, kedua belah pihak juga harus memiliki persepsi yang sama. Kedua, kantor hukum eksternal merumuskan ruang lingkup pekerjaan, yang mencakup langkah-langkah strategis dan hasil yang diinginkan. Ketiga, memastikan komunikasi rutin, yang dapat diapai dengan laporan berkala terkait perkembangan pekerjaan, baik melalui email, pertemuan virtual atau tatap muka. Keempat, diskusi strategis untuk isu-isu yang membutuhkan keputusan penting. Pada tahap ini, lawyer eksternal dapat mempresentasikan opsi, analisis risiko, dan rekomendasi kepada in-house counsel. Kelima, penyelesaian. Pada akhirnya, semua solusi hukum yang diberikan harus dapat diimplementasikan dengan efektif, mendukung tujuan bisnis perusahaan, dan mematuhi peraturan yang berlaku.

 

Chandra Bimamengungkapkan, peran masing-masing pihak dalam kolaborasi ini sangat penting. Lawyer eksternal bertanggung jawab untuk memberikan nasihat hukum mendalam, menjadi representasi perusahaan dalam negosiasi dengan pihak ketiga, mengelola beban kerja yang tinggi, serta memberikan analisis independen terkait masalah hukum yang dihadapi perusahaan. Sedangkan, in-house counsel memiliki peran sebagai penghubung antara tim internal dan kantor hukum eksternal, memastikan bahwa solusi yang diberikan selaras dengan prioritas dan tujuan perusahaan. In-house counsel juga berperan dalam pengawasan perkembangan pekerjaan dan memastikan kepatuhan hukum internal perusahaan.

 

”Ada tiga faktor yang membuat kerja sama antara konsultan hukum eksternal dengan in-house counsel menjadi efektif. Komunikasi yang jelas dan terbuka, sehingga konsultan hukum eksternal dapat memahami kebutuhan hukum dan prioritas bisnis perusahaan; pemahaman mendalam lawyer eksternal tentang bisnis klien sehingga dapat memberikan saran hukum relevan dan dapat diimplementasikan; serta kepercayaan dan transparansi,” Chandra Bima menambahkan.

 

Dalam usaha untuk memberikan nilai tambah yang konsisten kepada klien, NKNLegal terus berfokus pada pengembangan kualitas layanan mereka, baik dari segi kompetensi hukum maupun teknologi. Melalui berbagai program pelatihan dan partisipasi dalam seminar serta konferensi, NKNLegal memastikan setiap konsultan hukum yang mereka miliki selalu up-to-date dengan tren dan aspek terkini dari praktik hukum, seperti perubahan regulasi, teknologi hukum terbaru, hingga teknik negosiasi dan penulisan kontrak yang lebih efisien. Terdapat juga program mentoring, di mana konsultan hukum senior memberikan bimbingan dan arahan kepada konsultan hukum yang lebih junior. Cara ini, terbukti efektif membantu para konsultan hukum NKNLegal mengembangkan keterampilan praktis dan pemahaman yang lebih baik, ketika mereka harus menghadapi masalah hukum yang kompleks. 

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info