Terbaru

Pasal Pemerasan dan Perbedaannya dengan Pengancaman

Pemerasan dapat terjadi pada siapa saja. Umumnya, tindak pidana ini disertai dengan sejumlah ancaman kekerasan. Berikut sanksi hukum pelaku pemerasan dan pengancaman!

Oleh:
Tim Hukumonline
Bacaan 4 Menit

Unsur Objektif

Adapun unsur objektif pemerasan yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Ada perbuatan memaksa;
  2. Ada seseorang yang dipaksa;
  3. Ada upaya memaksa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan; dan
  4. Ada tujuan atau akibat dari perbuatan, yakni orang menyerahkan benda, memberikan utang, dan/atau menghapus piutang.

Unsur Subjektif

Kemudian, unsur subjektifnya terbagi atas dua hal, yakni:

  1. Dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain; dan
  2. Perbuatannya dilakukan melawan hukum.

[Baca Juga: Modus Pura-pura Tertabrak, Masuk Pemerasan?]

Pasal Pemerasan yang Diperberat dan Hukumannya

Selain ketentuan pemerasan yang dinyatakan Pasal 368 KUHP, ada sejumlah pasal pemerasan yang diperberat dan diatur juga dalam KUHP.

  1. Pemerasan saat malam hari

Apabila tindak pidana pemerasan dilakukan pada malam hari dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, di jalan umum, atau dalam kereta api atau trem yang sedang berjalan, pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

  1. Pemerasan dilakukan oleh dua orang lebih

Apabila tindak pidana pemerasan dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

  1. Pemerasan dengan merusak atau menggunakan atribut palsu

Apabila tindak pidana pemerasan dilakukan dengan masuk ke suatu tempat dan melakukan kejahatan berupa merrusak atau memanjat atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu, pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

  1. Pemerasan berakibat luka berat

Apabila tindak pidana pemerasan menyebabkan luka berat, pelakunya diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

Halaman Selanjutnya:
Tags:

Berita Terkait