Pemerintah Tawarkan Yaman Investasi Migas
Aktual

Pemerintah Tawarkan Yaman Investasi Migas

CR15
Bacaan 2 Menit
Pemerintah Tawarkan Yaman Investasi Migas
Hukumonline

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM A. Edy Hermantoro, menerima kunjungan Wakil Menteri Kementerian Minyak dan Mineral Republik Yaman Yousef Ahmed Musaeed yang didampingi Duta Besar Indonesia untuk Yaman Wajid Fauzi, serta Duta Besar Yaman untuk Indonesia Ali Alsoswa dalam Pertemuan Bilateral Indonesia-Yaman di Hotel MidPlaza, Jakarta.

Musaeed ingin mengetahui mengenai pengembangan migas di Indonesia. Ia meminta keterangan Indonesia mengenai struktur organisasi pengelolaan industri migas, sistem kontrak kerja sama dan jual beli gas bumi.

Dalam pertemuan itu Edy menawarkan agar Yaman mau berinvestasi di Indonesia.Edy memaparkan, produksi gas telah menjadi salah satu andalan pendapatan negara. Hal ini ditandai dengan masuknya pendapatan dari gas dalam APBN pada tahun ini. Sebelumnya, hanya minyak saja yang masuk dalam perhitungan anggaran negara.

“Untuk mendistribusikan gas untuk dalam negeri tersebut, kami terkendala infrastruktur. Apalagi beberapa ladang gas terletak di lepas pantai. Mengatasi hal tersebut, dibangun sejumlah proyek infrastruktur seperti pipa dan FSRU agar gas dapat didistribusikan,” ujar Edy.

Produksi gas Indonesia terus menunjukkan peningkatkan. Pada tahun 2013, produksi gas ditargetkan mencapai 1.240.000 barel setara minyak per hari. Lebih besar ketimbang produksi minyak. Bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan gas, Indonesia mengembangkan gas konvensional dan non konvensional seperti CBM dan shale gas.

Pertemuan bilateral Indonesia-Yaman ini merupakan kali kedua. Sebelumnya, pada  Februari 2013, Delegasi Kementerian Minyak dan Mineral Republik Yaman yang dipimpin Dirjen Migas Nada Mahmud Aman, datang berkunjung ke Kantor Ditjen Migas.

Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info