Seiring dengan perkembangan dan kebutuhan hukum, serta ekspansi, law firm yang menganut prinsip open for partnership kerap melakukan pengangkatan atau menyambut wajah baru posisi partner di kantor hukum yang bersangkutan. Sepanjang tahun 2022, Hukumonline mencatat terdapat kantor-kantor hukum yang melakukan pengangkatan partner baru. Berikut Hukumonline rangkuman pengangkatan partner baru pada sejumlah firma hukum selama tahun 2022.
Makarim & Taira S. Counsellors at Law
Pada 1 Februari lalu, M&T telah mempromosikan 3 partner baru. Ketiga partners tersebut terdiri atas Norma Mutalib, Stephanie Kandou, dan Harris Toengkagie yang memiliki bidang keahlian yang berbeda satu sama lain. Dengan expertise masing-masing ini dicitakan M&T dapat memberikan lebih banyak variasi atau pilihan kepada klien.
Seperti Norma Mutalib memiliki practice area yang meliputi kekayaan intelektual; fanchising & licensing; hotel, resorts & tourism; investasi asing, korporasi & komersil. Untuk Stephanie Kandou meliputi Banking & Finance; Infrastruktur & Project Finance; M&A; Investasi asing, korporasi & komersil. Sedangkan Harris Toengkagie memiliki area praktik bidang antitrust & competition; litigasi & penyelesaian sengketa; real estate; dan ketenagakerjaan.
“Harapan saya dengan adanya promosi ini tentu kita ingin firma kita bertambah maju, ini menunjukkan firma kita selalu menginginkan orang untuk berkembang dan maju bersama di firma. Selain itu, dengan ekspertise masing-masing mereka ini memberi lebih banyak variasi atau pilihan kepada klien untuk bekerja dengan kami,” ujar Managing Partners di M&T Lia Aliza ketika dikonfirmasi Hukumonline, Rabu (9/2/2022) lalu.
William Hendrik & Siregar Djojonegoro
William & Hendrik Attorneys and Counselors at Law (W&H) sebelum kini merger bersama Siregar & Djojonegoro dengan nama William Hendrik & Siregar Djojonegoro (WH&SD) telah melakukan promosi terhadap 2 partner baru pada Selasa (22/3/2022) lalu. Mereka adalah Rudy Kusmanto dan Kanya Hasibuan. Posisi baru keduanya mulai efektif per tanggal 1 Mei 2022.
Berpengalaman dalam bidang M&A, pasar modal, serta surat berharga, Rudy Kusmanto memberi nasihat hukum bagi klien yang berasal dari berbagai industri dengan ragam jenis transaksi pada skala nasional ataupun internasional. Sedangkan Kanya lihai dalam menangani pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pemberian nasihat hukum bagi perusahaan skala nasional maupun internasional. Membuatnya berkonsentrasi pada bidang pasar modal dan general corporate.
“Dua orang ini merupakan orang terpilih yang sudah layak untuk membantu bersama William. Kita memang berencana juga agar firma dapat terus mengembangkan diri. Harapan saya kepada mereka, tetap mengedepankan komitmen terhadap kerja keras mereka, integritas, dan tentunya excellent service terhadap klien-klien kita,” ucap sebelumnya Managing Partner W&H dan kini menjadi Partner WH&SD, Hendrik Silalahi, ketika dihubungi Hukumonline, Rabu (23/3/2022) lalu.
















