In-house counsel, sebagai bagian dari tim internal perusahaan, memiliki keunggulan dalam memahami konteks bisnis, budaya organisasi, dan proses operasional secara mendalam. Mereka sering menjadi penghubung utama antara kantor hukum eksternal dan berbagai departemen internal, memastikan bahwa kebutuhan hukum sejalan dengan strategi bisnis perusahaan. Selain itu, in-house counsel juga berperan dalam menjaga komunikasi internal yang terorganisasi, mempersiapkan dokumen pendukung, dan memastikan bahwa semua keputusan yang diambil sesuai dengan kebijakan perusahaan. Sementara itu, kantor hukum eksternal sering kali diminta untuk menangani aspek-aspek hukum yang lebih teknis atau strategis, seperti penyusunan dokumen hukum yang kompleks, pemberian advis dan alternatif kepada perusahaan, negosiasi dalam transaksi, atau evaluasi risiko hukum.
Untuk memastikan kemitraan yang produktif, perusahaan biasanya mencari kriteria utama dari kantor hukum eksternal, seperti reputasi dan pengalaman, pemahaman mendalam terhadap hukum sektor bisnis klien, efisiensi biaya dalam memberikan layanan, kemampuan komunikasi yang responsif, serta integritas dan etika profesional. Dengan kriteria ini, kantor hukum eksternal dapat memenuhi ekspektasi perusahaan dan menciptakan hubungan kerja yang saling menguntungkan.
Sinergi antara in-house counsel dan kantor hukum eksternal bukan hanya tentang pembagian tugas, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan alur komunikasi yang terbuka. Dengan pemahaman peran yang jelas, in-house counsel dapat fokus pada fungsi internal perusahaan, sementara kantor hukum eksternal memberikan dukungan strategis yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa kebutuhan hukum perusahaan ditangani dengan optimal.
”Setiap memulai proyek, kami selalu menyepakati batasan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak, menetapkan prioritas yang jelas, dan menggunakan alat kolaborasi untuk memastikan semua pihak memiliki akses ke informasi yang relevan. Pendekatan ini membantu menghindari duplikasi pekerjaan dan memastikan bahwa upaya kedua pihak tetap saling melengkapi,” Ivor menjelaskan.
Menghadapi Ekspektasi yang Kompleks
Dalam dunia hukum yang kompleks, creative problem-solving dan pemahaman strategis yang mendalam bukan hanya nilai tambah, tetapi juga fondasi menciptakan solusi yang berdampak nyata bagi klien. Pasalnya, merujuk pada pengalaman Ivor, tantangan yang lebih besar bisa saja datang dalam bentuk ekspektasi yang kompleks. Terlebih, ketika ada tuntutan untuk menyelaraskan kebutuhan hukum dengan tujuan bisnis perusahaan yang dinamis. Pada situasi ini, keterbatasan waktu, informasi, dan sumber daya sering kali menjadi kendala. Untuk menghadapinya, pendekatan yang lebih kolaboratif dan proaktif menjadi kunci.
”Kami selalu memastikan komunikasi yang jelas, fleksibilitas yang tinggi, dan solusi yang praktis untuk menjembatani tantangan tersebut. Dengan pendekatan kreatif, proaktif dan responsif, kami membantu klien menjaga hubungan kerja yang harmonis dan menciptakan hasil yang seimbang antara kebutuhan hukum dan bisnis,” ujar Ivor.
Pentingnya pendekatan kreatif dan solusi yang berorientasi hasil lantas dapat terlihat dalam salah satu permasalahan yang pernah ditangani oleh IGNOS sebelumnya. Pada saat itu, terdapat sebuah perusahaan yang berencana memasuki lini bisnis baru bersama calon investor asing. Awalnya, terdapat pandangan bahwa model bisnis yang direncanakan tidak mungkin untuk direalisasikan, karena adanya persyaratan dalam regulasi di Indonesia yang dinilai sebagai hambatan ekspansi bisnis tersebut. Sehingga, perusahaan tersebut mengalami kebuntuan untuk merealisasikan lini bisnis baru tersebut. Kemudian, perusahaan tersebut menggandeng IGNOS untuk mencari solusi atas permasalahan mereka. Alih-alih menganggap hambatan regulasi tersebut sebagai penghalang, tim IGNOS justru melihat tantangan ini sebagai peluang untuk berpikir secara strategis dan kreatif. Usai melakukan kajian mendalam, rupanya model bisnis tersebut dapat diwujudkan melalui modifikasi pendekatan model bisnis yang tetap mematuhi regulasi, sekaligus relevan dengan kebutuhan bisnis klien. Tak hanya berhenti di strategi hukum, IGNOS juga mendampingi klien dalam proses diskusi dengan pihak regulator, untuk memastikan model bisnis yang diajukan tidak hanya sesuai kerangka hukum yang berlaku, tetapi juga memperoleh kepercayaan dari otoritas terkait.
















