"Mudah-mudahan ini bisa membantu kita semua. Tidak saja warga mahasiswa, terutama kami para dosen. Ini juga bisa berguna untuk membantu melaksanakan tridharma kita," kata Mahmul.
Dekan Fakultas Hukum USU, Mahmul Siregar, saat memberikan sabutan dalam peresmian Hukumonline Corner.
Sementara itu, Chief Media and Engagement Hukumonline, Amrie Hakim menuturkan Hukumonline Corner merupakan bentuk kontribusi Hukumonline dalam mendukung dunia pendidikan hukum di Indonesia.
Adapun Hukumonline Corner dilengkapi dengan teknologi AI yang dinamakan AIlex, sebuah sistem yang dirancang untuk membantu kegiatan riset hukum secara lebih cepat dan efisien. Artikel-artikel hukum yang tersedia di platform ini telah dikurasi secara profesional, dan penggunaannya tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
"AI-nya Hukumonline, kita beri nama AIlex. Nanti teman-teman bisa coba sendiri. Tapi hasil yang dihasilkan AIlex tetap harus dicek ulang. Jadi ada disclaimer bahwa jawaban dari AIlex, meskipun akurat, tetap harus diverifikasi," jelasnya pada kesempatan yang sama.
Selain mewakili Hukumonline, Amrie juga menjadi Guest Lecturer yang menyampaikan pandangan kritis mengenai perkembangan teknologi AI dan dampaknya terhadap industri media. Dalam paparannya, ia mengingatkan bahwa fenomena yang tengah terjadi di dunia media saat ini merupakan bagian dari perubahan global yang turut mempengaruhi seluruh pola distribusi informasi.
Amrie menjelaskan ada tiga dampak besar dari kehadiran teknologi AI terhadap industri media. Dampak pertama adalah penurunan tajam dalam jumlah kunjungan atau traffic ke portal-portal berita. Menurutnya, perubahan ini sangat terlihat dalam cara kerja mesin pencari modern, seperti Google dan platform AI generatif lainnya.
















