Dalam beberapa dekade terakhir, partisipasi perempuan di industri hukum meningkat signifikan. Ranah yang selama ini dikenal maskulin dan kompetitif, pelan-pelan bergerak menjadi ruang aman yang mempromosikan kesetaraan gender. Para perempuan lulusan fakultas hukum bermunculan; tak sedikit pula berpraktik dan mengambil jalur litigasi—yang masih punya stereotipe didominasi laki-laki.
Di Indonesia, ada banyak perempuan cemerlang yang berhasil menduduki posisi penting di kantor hukum, lembaga pemerintahan, hingga organisasi nonpemerintah. Hadir sebagai ’Female Driven Law Firm’, Kantor Hukum Marieta Mauren memercayai, peningkatan peran perempuan ini justru tak boleh jadi pemicu kompetisi antargender. Sebaliknya, harus ada sinergi dan kolaborasi; terlebih untuk mengakomodasi tantangan maupun batasan yang masih dihadapi perempuan di industri ini.
Menaruh fokus pada pemberdayaan perempuan di industri hukum, Marieta Mauren mengajak para perempuan untuk bersama-sama berkarya dan berkontribusi untuk keluarga, lingkungan, maupun masyarakat. Pada awal September 2024, kantor ini secara resmi menyambut Dr. Vidya Prahassacitta sebagai Of Counsel Marieta Mauren; yang diharapkan dapat memperkuat tim litigasi.
Managing Partner Marieta Mauren, Sylvia Mauren menerangkan alasan pengangkatan Vidya. Selama kariernya, Vidya dinilai memiliki latar belakang hukum pidana yang kuat. Ia juga berharap, melalui kontribusi Vidya, kantornya dapat menunjukkan komitmen untuk selalu memberikan layanan hukum profesional yang mengedepankan kualitas maksimal.
“Vidya memiliki latar belakang hukum pidana yang sangat kuat. Bergabungnya Vidya menunjukkan komitmen kami untuk memberikan layanan hukum yang benar-benar didukung oleh orang yang memang ahli di bidangnya,” kata Sylvia Mauren.
Sebelum bergabung dengan Marieta Mauren, Vidya kerap membuktikan keahliannya sebagai saksi ahli dalam berbagai kasus pidana. Ia mendapatkan gelar Doktor dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan mempertahankan disertasinya yang berjudul ’Kebijakan Hukum Pidana Penyebaran Berita Bohong di Indonesia’.
Founding Partner Marieta Mauren, Windri Marieta menyambut antusias bergabungnya Vidya di Marieta Mauren. Bukan tanpa sebab, menurut Windri, Vidya menambah value Marieta Mauren sebagai kantor hukum yang diinisiasi oleh perempuan.
















