Membicarakan kepailitan, artinya bicara soal peran kurator dan pengurus–dua profesi penting yang mengelola rangkaian proses panjang di baliknya. Namun, selama bertahun-tahun, profesi ini lebih sering dipandang ‘terbatas’ di kalangan tertentu, bahkan tak selalu dipahami secara utuh oleh masyarakat luas. Pun itu sebabnya, Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Kerjasama Pelatihan Dasar Profesi Kurator dan Pengurus PKPI Angkatan II Tahun 2026 Perserikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (PKPI) dengan Yayasan Universitas Tarumanagara pada Rabu (20/6) punya tujuan yang lebih besar, yaitu membuka akses pendidikan profesi yang lebih mudah dijangkau calon kurator dan pengurus.
Bagi PKPI, kerja sama ini juga menandai babak baru perjalanan mereka selama 12 Tahun. Sebagaimana disampaikan Ketua Umum PKPI Dr. Albert Riyadi Suwono, S.H., M.Kn. M.H., M.Th., PKPI telah berdiri sejak 2014. Namun secara kelembagaan, perubahan penting baru terjadi beberapa waktu terakhir.
PKPI memperoleh Surat Keputusan Menteri Hukum sebagai anggota Komite Bersama pada 20 Februari 2025. Status itu memberi PKPI kewenangan untuk menyelenggarakan pendidikan/pelatihan profesi kurator dan pengurus. Namun, prosesnya tidak langsung mudah.
Albert mengakui pelatihan angkatan pertama yang digelar di Surabaya sempat menimbulkan keraguan dari sejumlah pihak. Namun, keraguan itu justru menjadi titik awal untuk menunjukkan keseriusan organisasi dalam membangun pendidikan profesi.
“Angkatan pertama yang pelatihannya kami selenggarakan di Surabaya itu memang banyak yang meragukan. Namun saya bersama Pak Sekjen PKPI, Hartadi Hendra Lesmana, kami berkomitmen bahwa kita harus melatih calon kurator dan pengurus ini secara matang dan berintegritas,” kata Albert.
Sejak memperoleh rekomendasi penyelenggaraan pendidikan maupun pelatihan, PKPI telah sukses melaksanakan dua pelatihan, termasuk pelatihan pada Agustus 2025 dan April 2026 yang berlangsung di Surabaya melalui kerja sama dengan Universitas Kristen Petra. Adapun langkah menggandeng Universitas Tarumanegara dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan.
Sebelumnya, Pendidikan Kurator dan Pengurus PKPI Angkatan I Tahun 2025 telah berhasil menjadikan lulusan kurator yang telah diinaugurasi dan langsung dibuka Dr. Widodo, S.H., M.H., Dirjen AHU, dan jajaran Kemenkum lainnya di Gedung Graha Penganyoman Kementerian Hukum Republik Indonesia pada 25 November 2025.
















