Dalam Rakornas tersebut, tampak hadir Menkopolhukam Luhut B. Pandjaitan, Mendagri Tjahjo Kumolo, Mensesneg Pratikno, dan Menkumham Yasonna H. Laoly, Ketua KPU Husni Kamil Manik, dan Ketua Bawaslu Muhammad.
Menkopolhukam Luhut meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) tidak bermain-main dengan netralitasnya dalam Pilkada serentak 9 Desember mendatang. "Netralitas ASN harus diperhatikan. Jangan main-main dengan netralitas," kata Luhutnya.
Menurut Luhut, netralitas tak hanya penting dilaksanakan oleh ASN, tapi juga oleh seluruh personel TNI dan Polri. Oleh karena itu demi menjaga netralitas, semua anggota TNI dan Polri juga diminta mempelajari peraturan dengan cermat. "Pelajari peraturan yang ada dengan cermat supaya kita tidak membuat kesalahan," tegasnya.
Luhut mengatakan, terkait penyelenggaraan Pilkada ini dirinya telah menemui sejumlah pemimpin redaksi dari seluruh media besar nasional, untuk menaati aturan hukum dalam membuat pemberitaan. Ia meminta media massa agar tidak seenaknya membuat pemberitaan di era demokratis ini.
"Semalam saya bertemu para pemred media, saya katakan negara ini demokratis tapi bukan semau gue. Ada aturan main, ada aturan hukum, saya mempertaruhkan jabatan saya sebagai Menkopolhukam atas hal ini," tutupnya.
















