Sidang Jessica: dari Rencana Hadirkan Polisi Australia hingga Silih Sanggah Soal Mental
Berita

Sidang Jessica: dari Rencana Hadirkan Polisi Australia hingga Silih Sanggah Soal Mental

Memang dijelaskan Sandy jaksa sudah tidak memiliki waktu untuk menghadirkan saksi pada sidang Jessica. Namun pihaknya masih akan berupaya untuk meminta waktu menghadirkan saksi dari kepolisian Australia.

ANT | Sandy Indra Pratama
Bacaan 2 Menit
"Agresifitas akibat kekesalan atas permasalahan yang menimpanya tidak terlalu berpotensi menyakiti orang lain. Kemungkinan akan tetap ada, tetapi menurut pengalaman saya, sangat kecil," ujar Irmansyah saat hadir sebagai saksi ahli dari pihak terdakwa.Adapun pada persidangan pada medio Agustus lalu, saksi ahli dari JPU, Natalia Widiasih mengatakan saat dalam kondisi banyak masalah dan tekanan, Jessica cenderung bersikap agresif secara tiba-tiba terhadap diri sendiri maupun orang lain.Natalia, pakar dari Universitas Indonesia, mendapatkan data itu dari Kepolisian New South Wales yang menyatakan kalau tekanan misalnya putus pacar atau terkait relasi, kecenderungan agresifitas itu muncul.Irmansyah meyakini semua metode pemeriksaan yang telah dilakukan Natalia sudah benar dan komprehensif. Oleh karena itu dia pun meyakini bahwa Jessica tidak megalami gangguan jiwa yang berat, seperti apa yang diungkapkan Natalia.  (Baca juga: Beng Beng Ong Ahli dari Kubu Jessica Akhirnya Dideportasi)Sementara itu, ketika ditanyakan potensi kekerasan setelah nasehat yang diberikan Mirna kepada Jessica pada tahun 2014 dalam pertemuan di Australia oleh tim pengacara terdakwa, dia mengatakan hal tersebut sangat kecil kemungkinannya.Apalagi, Mirna dan Jessica sempat bertemu di Jakarta pada akhir tahun 2015 dalam jangka waktu yang cukup lama."Selain itu tidak ada kata-kata sakit hati. Penelitian dokter Natalia dan timnya juga mendapatkan hasil bahwa Jessica tidak memiliki masalah dengan Mirna," kata Irmansyah. 
Tags:
Hukumonline Newsroom

Kami Hadir di Instagram

Dapatkan kabar berita pilihan melalui feeds Instagram Hukumonline Newsroom

BERITA TERKAIT

2026 Hak Cipta Milik Hukumonline.com
Cookies Info