Memasuki tahun kedelapan penyelenggaraan, Hukumonline kembali menggelar Indonesia Pro Bono Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi bagi advokat dan kantor hukum yang memberikan layanan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat. Gelaran ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kompetensi advokat sebagai penyedia jasa hukum yang berkomitmen terhadap layanan pro bono.
Chief Media & Engagement Hukumonline, Amrie Hakim, menyampaikan perkembangan praktik pro bono di Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh dinamika sosial, ekonomi, dan politik. Menurutnya, mayoritas pendampingan diberikan untuk kasus-kasus sosial seperti kekerasan terhadap perempuan, perceraian, hingga jeratan pinjaman online ilegal yang kerap menimpa kelompok ekonomi lemah.
“Tantangan terbesar adalah menjembatani advokat dengan masyarakat yang membutuhkan. Banyak kelompok marginal enggan atau tidak tahu cara mengakses bantuan hukum karena stigma bahwa advokat mahal atau sulit dijangkau,” ujarnya, Rabu (10/12).
Baca Juga:
- Perebutan Gelar 'Sang Pelayan Keadilan', Ini Nominasi Indonesia Pro Bono Awards 2025
- Indonesia Pro Bono Awards 2025 Fokus pada Dampak Nyata dan Metode Riset Diperkuat
Melalui ajang ini, Hukumonline memberikan apresiasi lebih kepada lebih dari 50 kantor hukum yang telah memberikan kontribusi nyata dalam layanan pro bono. Pihaknya berharap komitmen tersebut menjadi inspirasi bagi lebih banyak advokat dan firma hukum untuk membuka akses hukum seluas-luasnya.
Adapun terdapat enam kategori penghargaan dalam Indonesia Pro Bono Awards 2025, dua di antaranya ditujukan bagi firma hukum dengan kontribusi terbaik pada bidang litigasi dan non-litigasi. Kategori tersebut, yakni Litigation Law Firms with The Highest Pro Bono Impact dan Non-Litigation Law Firms with The Highest Pro Bono Impact, masing-masing dengan subkategori berdasarkan jumlah fee earners: di bawah 11, 11–30, serta lebih dari 30 fee earners.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, NET Attorney meraih penghargaan untuk subkategori litigasi dengan <11 fee earners. Firma asal Jawa Tengah tersebut dinilai memberikan dampak signifikan melalui pendampingan kasus pencemaran lingkungan yang berujung pada kemenangan penting bagi warga dan pemulihan kualitas hidup mereka.
















