H-1 menjelang perhelatan In-House Counsel Summit & Awards (IHCSA) 2026, Hukumonline telah merilis daftar agenda yang akan menjadi panduan penyelenggaraan acara. Ajang bergengsi yang akan diselenggarakan dari Kamis (8/10) hingga Jumat (9/10) ini akan berlangsung di The Westin Resort Nusa Dua, Bali.
Berkolaborasi dengan Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) dan Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA), Hukumonline mengangkat tema besar "Unlocking Growth in the Age of Complexity 2027" untuk IHCSA tahun ini. Selama dua hari, para peserta akan diajak untuk berdialog dan bertukar pikiran mengenai isu-isu hukum, ekonomi, hingga teknologi.
“Jadi untuk In-House Counsel Awards itu nanti ada tiga bagian, ada In-House Counsel Awards, In House Counsel Elite, sama In-House Counsel Choice. Jadi untuk yang In-House Counsel Awards dan In-House Counsel Choice itu akan diselenggarakan tanggal 9 malam dan untuk In-House Counsel Elite akan dilaksanakan pada tanggal 8 malam, jadi di hari pertama,” jelas Research & Awards Manager Hukumonline, Katon Baskoro, pada Senin (28/9/2026).
Baca Juga:
- IHCSA 2026 Hadirkan 8 Law Firm Terkemuka dalam Breakout Session dan Executive Exchange
- Menuju IHCSA 2026, Pendaftaran Masih Dibuka bagi In-House Counsel dan Legal Leaders
Pada hari pertama, Kamis (8/10), acara akan dibuka oleh opening remarks dari Chief Executive Officer Hukumonline, Arkka Dhiratara, dan President of ICCA sekaligus Secretary General Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA), Seradesy Sumardi. Acara dilanjutkan dengan APCCA Presidential Session yang mendiskusikan tentang arbitrase dengan tema “When International Arbitration Meets Local Wisdom: Challenges Across Jurisdictions”. Setelah sesi tersebut selesai, Wakil Menteri Hukum, Prof. Edward O.S. Hiariej, akan menyampaikan paparan kunci terkait kepastian hukum sebagai keunggulan kompetitif di bidang investasi global.
Masuk ke acara di siang hari, paparan kunci dalam aspek korporasi akan disampaikan oleh Group Head Legal PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Ilham Soetansah. Tak ketinggalan, praktisi sekaligus ahli hukum juga turut menyumbang pengetahuannya melalui Expert Insight. SVP Strategy & Programme LegalTechTalk, Susie Kalen, akan menyampaikan wawasannya terkait masa depan hukum di era disrupsi teknologi.
Diskusi panel dengan tema “A Solid Foundation for the National Economy: Sustaining the Investment Climate Through Legal Certainty and Investor Protection” yang menjadi acara selanjutnya diisi oleh berbagai narasumber dari pemerintahan, lembaga nonstruktural, dan praktisi hukum. Di antaranya mencakup Ahli Muda Manajemen Investasi di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, Agung Natha Pushandaka; Direktur Eksekutif Bidang Strategi dan Kebijakan Ekonomi Dewan Ekonomi Nasional, Gaffari Ramadhan; dan Foreign Counsel DeHeng ARKO, Harrison Jia.
















