Lain halnya dengan Citilink, sekalipun sempat akan menyusul Lion Air untuk menerapkan bagasi berbayar yang akan berlaku pada 8 Februari, namun Citilink menunda kebijakan tersebut sesuai arahan dari kementerian Perhubungan. Saat ini, Citilink masih menunggu hasil evaluasi atau kajian lebih lanjut dari Kemenhub serta sosialisasi lebih lanjut ke masyarakat sesuai dengan Permenhub 185/2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.
“Citilink mengapresiasi arahan dari Kementerian Perhubungan dan akan menunda pemberlakuan kebijakan bagasi berbayar,” kata VP Corporate Secretary Citilink Indonesia, Resty Kusandarina seperti dilansir Antara.
Sebelumnya, menyusul desakan Komisi V DPR untuk menunda kebijakan bagasi berbayar, Maskapai Citilink Indonesia telah melakukan konsolidasi dengan Dirjen Perhubuangan Udara Kemenhub. Dari hasil konsolidasi itu, Dirjen Perhubungan Udara, Polana Pramesti mengatakan bahwa Citilink memang telah setuju untuk melakukan penundaan bagasi berbayar hingga waktu yang belum ditentukan.
















