Meningkatkan ketahanan mental dan daya juang in-house counsel di tengah tekanan pekerjaan yang kompleks di perusahaan mesti terus dilakukan. Karenanya Indonesia Corporate Counsel Association (ICCA) menyelenggarakan seminar bertajuk "Resilience & Grit: Thriving in Life and Work" sebagai salah satu program ICCA dalam rangkaian leadership talks.
“Kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan khusus untuk in-house counsel. Termasuk segala yang bertujuan untuk pemberdayaan dan peningkatan kapabilitas anggota ICCA,” ujar President ICCA, Seradesy Sumardi dalam sambutannya, Jumat (17/1/2025) kemarin.
Kegiatan ini dihadiri oleh para profesional hukum dari berbagai perusahaan yang ingin memperkuat kemampuan dalam menghadapi tekanan serta mengelola stres dengan lebih baik.
Dipandu oleh narasumber inspiratif yaitu Lisa Qonita selaku SVP People & Culture di Indosat Ooredoo Hutchison, seminar ini membahas strategi untuk membangun daya tahan mental (resilience). Serta keberanian menghadapi kegagalan dan tantangan (grit).
Baca juga:
- Ini Deretan In-House Counsel Elite 2024, Rekomendasi Law Firm Top Indonesia
- Profesi In House Counsel dalam Praktik Hukum

SVP People & Culture di Indosat Ooredoo Hutchison, Lisa Qonita saat menjadi narasumber. Foto: RES
Dengan suasana yang santai dan interaktif, peserta diajak untuk mengeksplorasi bagaimana menjaga keseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan kesehatan mental, sekaligus meningkatkan performa kerja. Acara ini diharapkan mampu memberikan energi baru bagi para profesional hukum untuk terus berkarya di bidang yang penuh dinamika.
Sebagai seseorang yang bekerja sebagai tim legal, tentu banyak menghadapi tantangan dalam pekerjaan. Untuk itu perlu dicari titik kesimbangan supaya bisa bertahan. Tapi di sisi lain, tidak mengorbankan kualitas hidup.
















