Empati juga memainkan peran penting bagi Natalie dalam melakukan analisis hukum. Terutama ketika harus menghadapi para founders startup dengan beragam latar belakang. Sebagai penasihat hukum, ia memahami bahwa di balik setiap kontrak dan negosiasi, terdapat nilai humanis yang perlu dipahami, sehingga seluruh pihak dapat mencapai kesepakatan.
Natalie senantiasa meluangkan waktunya untuk mendengarkan dan memahami keprihatinan dan aspirasi semua pihak yang terlibat. Terutama di masa-masa sulit seperti kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian saat ini.
Melalui empatinya, Natalie menjalin hubungan dengan sifat yang jauh bernilai dibanding transaksional. Sebab, hubungan tersebut pada akhirnya mampu membangun dan memelihara kepercayaan serta niat baik setiap pihak.
Satu hal yang tidak luput dari Natalie juga adalah keunggulannya yang membuatnya berbeda. Dalam kondisi tech winter, kemampuan ketahanan (resiliency) dan beradaptasi (adaptability) membantunya untuk selalu mendorong batas-batas kreativitasnya dan berinovasi untuk memberikan solusi yang cerdik dan efektif.
Pada akhirnya, kisah perjalanan karier Natalie bukan hanya tentang ketahanan dan kemampuan beradaptasi. Ia membuktikan kekuatan prinsip yang sejak lama membantunya berjuang melalui masa-masa sulit.
Ketika satu-satunya hal yang konstan adalah perubahan, Natalie tetap teguh pada komitmennya untuk melakukan hal yang benar. Bahkan ketika jalan di depannya tidak memberikannya kepastian. Dengan menerapkan tiga nilai inti tersebut, Natalie tidak hanya menginspirasi rekan-rekannya, tetapi juga semua orang yang berkesempatan untuk bertemu dan bekerja dengannya.
Menurut Daniel Muliawan, Director of Legal East Ventures, Natalie memiliki kinerja luar biasa dan sangat berdedikasi atas pekerjaannya. Di mata Daniel, Natalie secara konsisten memiliki pemikiran yang inovatif serta berimprovisasi secara efektif dalam masalah hukum atau negosiasi yang kompleks dengan pihak lainnya.
Di East Ventures, Natalie telah menangani transaksi besar dengan nilai investasi yang signifikan untuk industri venture capital di Indonesia. “Dengan komitmennya terhadap pekerjaan dan isu hukum, saya dengan sepenuh hati percaya bahwa Natalie ditakdirkan untuk menjadi salah satu pemimpin dalam profesi hukum,” kata Daniel.
















