Sementara itu, DeHeng ARKO Law Offices mengumumkan pengangkatan Luqman Fauzi sebagai Partner yang akan memperkuat praktik ketenagakerjaan dan hubungan industrial firma tersebut.
Luqman membawa pengalaman lebih dari 30 tahun dalam menangani isu ketenagakerjaan, hubungan industrial, serta transformasi bisnis. Ia sebelumnya memegang berbagai posisi strategis di perusahaan multinasional, termasuk sebagai Director Institutional Relations and Labor Compliance di Danone Indonesia, serta posisi penting di Nestlé Indonesia dan Goodyear Indonesia.
Ia dikenal luas atas kemampuannya menangani isu-isu hubungan industrial berskala besar, seperti restrukturisasi tenaga kerja, negosiasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB), hingga sengketa dengan serikat pekerja dan otoritas regulator. Pengalamannya juga mencakup proses merger, akuisisi, spin-off, hingga penutupan pabrik dengan tetap menjaga keberlangsungan bisnis serta memitigasi risiko hukum dan reputasi.
Adapun Luqman merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia, serta memiliki sertifikasi profesional sebagai Certified Human Resource Professional (CHRP) dan Certified Compensation Professional (CCP). Kombinasi perspektif hukum dan bisnis yang dimilikinya dinilai mampu membantu klien menghadapi tantangan ketenagakerjaan secara tepat dan terukur.
Di luar praktiknya, Luqman juga aktif dalam pengembangan kebijakan ketenagakerjaan nasional sebagai anggota tim advokasi nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) periode 2023–2028, serta kerap menjadi pembicara di berbagai forum profesional dan akademik.
Managing Partner DeHeng ARKO, Michel Rako, menyebut pengangkatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan firma.
“Penunjukan Luqman merupakan langkah strategis yang secara signifikan meningkatkan layanan ketenagakerjaan dan hubungan industrial kami. Pengalamannya memungkinkan kami mengantisipasi risiko bisnis sekaligus memberikan solusi yang tidak hanya tepat secara hukum, tetapi juga dapat diimplementasikan secara operasional,” ujar Michel, dilansir dari keterangan resminya, Senin (4/5/2026).
Senada, Senior Partner DeHeng ARKO, Eva Djauhari, menilai kehadiran Luqman memberikan dampak langsung bagi firma.
“Luqman memberikan dampak langsung pada platform kami. Rekam jejaknya dalam mengelola transformasi tenaga kerja dan sengketa yang sensitif memperkuat posisi kami dalam mendampingi klien di momen-momen krusial dalam siklus bisnis mereka,” kata Eva.
















