Universitas Pelita Harapan (UPH) kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan dalam bidang hukum di Indonesia. Soalnya melalui delegasinya, UPH kembali meraih juara debat dalam ajang kompetisi nasional AKASA Law Fair 2025 yang diselenggarakan PT Adikara Cipta Akasa, Sabtu (25/1/2025) dua pekan lalu.
Pada kompetisi ini UPH diwakili oleh Putu Davis Justin Thenata, Beatrice Callista Yo, dan Jesslyn Huga yang tergabung dalam Tim Delegasi Fakultas Hukum (FH) UPH. Ketiganya dibantu oleh tim riset yang beranggotakan, Livia Cheryl Natasha, Jesslyn, Vircilya Chow, Jennifer Christina Junycia, dan Jasson Matthew.
Jesslyn Huga mengatakan kemenangan dalam Lomba Debat AKASA Law Fair 2025 bukan hanya merupakan pencapaian, tetapi juga langkah perjalanan yang besar bagi timnya. Kompetisi tersebut memberi wawasan berharga dan mengajarkan di dunia hukum, logika dan kejelian dalam menganalisis situasi adalah kunci utama.
“Saya berharap pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berani bersuara, berpikir kritis, dan berkontribusi dalam membangun sistem hukum yang lebih adil dan progresif,” kata Jesslyn dalam pernyataannya, Kamis (6/3/2025).
Baca juga:
- Delegasi Universitas Pelita Harapan Raih Juara III di AILMC 2025
- FH UPH Raih Juara 2 di Brown and Mosten ICCC Nations Rounds 2025

Tim Delegasi FH UPH dan Tim Riset berfoto bersama. Foto: Istimewa
Perlu diketahui, AKASA Law Fair 2025 adalah kompetisi tingkat nasional yang memiliki tujuan untuk menjadikan hukum lebih inklusif dan menarik bagi semua kalangan. Pada tahun ini, kompetisi tersebut bertajuk ‘Optimalisasi Hukum untuk Pembangunan Berkelanjutan di Era Disrupsi’.
Tema tersebut mengajak peserta untuk membahas mengenai perubahan teknologi dan sosial yang berlangsung dengan cepat. Sehingga, menuntut sistem hukum yang adaptif dan responsif terhadap dinamika baru dalam pembangunan di era disrupsi.
















