
Dalam kegiatan ini, Polsek Bantargebang menyediakan sebanyak 200 dosis vaksin bermerk AstraZeneca untuk ODGJ, pengelola yayasan, dan masyarakat sekitar. "Jadi totalnya ada 168 orang, itu adalah pasien ODGJ dan pengurus, jadi sehingga ada sekitar 200 yang kita laksanakan vaksinasi hari ini," ujar dia.


Kepala Seksi (Kasi) Rehabilitasi Disabilitas Dinas Sosial Kota Bekasi, Feni Dwi Primordia, menyampaikan bahwa pihak yayasan akan melapor bila memang ditemukan kasus Covid-19 terhadap ODGJ.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan ODGJ berhak mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.


Menurutnya, vaksinasi Covid-19 merupakan hak bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga siapapun berhak mendapatkan vaksin. Seperti WNI lainnya, ODGJ yang dapat menerima vaksin Covid-19 harus memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pasalnya, NIK merupakan salah satu syarat penting bagi penerima vaksin Covid-19 di Indonesia.


















