Yusril mengungkapkan bahwa Nazarudin itu menghubunginya untuk meminta didampingi, diberi nasehat, karena dia memiliki bukti-bukti keterlibatan banyak tokoh politik dalam korupsi.
Ahli hukum tata negara ini mengungkapkan bahwa Nazaruddin meminta ditunjukkan dokumen mana yang bisa diungkapkan biar nantinya tidak menjadi fitnah.
"Kok ente malah putar balikkan saya jadi pengacaranya Nazarudin," katanya Yusril juga menegaskan akan menolak dengan tegas jika Nazaruddin meminta dirinya menjadi pengacaranya.
"Kalau dia minta jadi pengacaranya nazarudin, saya tolak dari dulu. Tiga orang yang minta saya jadi pengacaranya, Anas (Urbaningrum), Ibas (Edhi Baskoro Yudhoyono) dan Nazarudin. Semua saya tolak, saya gak mau," tegasnya.
















