Jumat, 29 April 2011

‘Pengacara Jalanan’ Terinspirasi Novel John Grisham

LBH Street Lawyer, ingin menepis anggapan masyarakat bahwa advokat itu mahal, sehingga orang miskin dilarang berperkara.
ASh
Rangga Lukita Desnata, salah satu pendiri LBH StreetLawyer. Foto: Sgp

Telinga anda mungkin masih asing mendengar nama ini, Lembaga Bantuan Hukum Pengacara Jalanan atau dikenal Street Lawyer Legal Aid (LBH Street Lawyer). Anda mungkin lebih akrab dengan nama Lembaga Bantuan Hukum Jakarta atau Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia yang telah menelurkan sejumlah advokat ternama seperti Yap Thian Hien, Abdul Rahman Saleh, atau Adnan Buyung Nasution.

 

Wajar, jika nama LBH Street Lawyer masing terasa asing karena institusi yang berkantor di jalan Basuki Rahmat, Jakarta Timur ini memang belum genap dua tahun usianya. LBH Street Lawyer ini resmi berdiri 9 Agustus 2009 oleh empat orang advokat muda yakni Rangga Lukita Desnata (25), Aria Ramadhan (25), Frangky T Silitonga (28), dan Nasib Maringan Silaban (36).

 

Pendirian LBH Street Lawyer disahkan lewat akta Notaris Bliamto Silitonga tertanggal 12 Oktober 2009. Tidak hanya di Ibukota Negara, LBH Street Lawyer juga memiliki kantor perwakilan di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, dengan tiga anggota.

 

Layaknya LBH lainnya, berdirinya LBH Street Lawyer dilatarbelakangi rasa keprihatinan dan kekesalan melihat suramnya wajah penegakan hukum di Indonesia. Kondisi ini pada akhirnya membuat masyarakat miskin kerap menjadi korban ketidakadilan dalam setiap proses peradilan.

 

Direktur Eksekutif LBH Street Lawyer Rangga Lukita Desnata menuturkan pembentukan LBH Street Lawyer didasari masih banyaknya kaum marginal baik secara ekonomi maupun politik yang tidak mendapatkan keadilan.

 

“Akhirnya kita berempat berkomitmen membentuk wadah ini tanggal 29 Agustus 2009 untuk mengadvokasi kaum marginal yang jauh dari mafia peradilan,” ujar Rangga kepada hukumonline, 8 April lalu, di kantor LBH Street Lawyer.

 

Nama “Street Lawyer” sendiri terinspirasi novel yang ditulis oleh John Grisham dengan judul Street Lawyer. Dalam novel itu, John Grisham yang juga seorang praktisi hukum bercerita tentang seorang lawyer yang rela mengorbankan dirinya untuk membantu kaum marginal di Jalan-jalan kota New York.

 

Ungkapan Street (jalanan) identik dengan keterbelakangan dan ketidakberdayaan. Karenanya, penamaan LBH Street Lawyer berarti LBH yang memiliki pengacara-pengacara yang berkomitmen untuk membela masyarakarat yang terbelakang dan tidak berdaya.

 

Di awal pendiriannya, dengan bermodalkan hutang dari salah satu orang tua pendiri sebesar Rp17 juta, akhirnya LBH ini dapat memiliki kantor kecil dengan peralatan seadanya untuk sekedar membiayai operasional kantor. Meski disadari hal itu sangat mempengaruhi kualitas dalam menangani suatu perkara terutama kasus-kasus yang terjadi di daerah. Namun, dengan tekad keras para anggota menjadikan LBH ini masih tetap berjalan dengan menerapkan subsidi silang.  

 

“Misalnya, ada klien yang membutuhkan bantuan hukum, tetapi uangnya tidak cukup membayar advokat komersil, maka LBH bisa bantu dengan biaya sesuai kemampuan klien khususnya untuk kasus perdata. Nantinya biaya klien itu untuk klien yang tidak memiliki biaya sama sekali, sisanya untuk operasional,” kata advokat yang sebelumnya bekerja di Kantor Hukum Palmer Situmorang Assosiates itu.         

 

Menurut Rangga, pada prinsipnya LBH Street Lawyer ini sama seperti LBH-LBH lainnya yang lebih berorientasi pada penanganan kasus secara prodeo (cuma-cuma) bagi masyarakat yang tidak mampu. Namun, bedanya LBH Street ini tidak menerima sumbangan dari founding atau anggarannya berasal dari swadaya para anggota.    


“Ini untuk menghindari keterikatan atau intervensi dari pihak founding dalam menjalankan misi lembaga, makanya kita tidak pilih-pilih kasus, semua kasus kita terima baik menyangkut kepentingan umum atau individu meski tidak mendapatkan perhatian publik,” kata advokat yang baru lulus tiga tahun lalu dari Fakultas Hukum Universitas Padjajaran itu.     

 

Meski baru berusia seumur jagung, LBH Street Lawyer ini sudah menangani sekitar 30-an kasus tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di luar Jakarta. Seperti Karawang, Serang, Medan, Palembang, Padang, Tanjung Balai Karimun, Batam, dan Tanjung Pinang. “Lebih banyak kasus pidana yang kebanyakan orang yang tidak mampu dan tertindas untuk mencari keadilan.”     

 

Terakhir kasus yang ditangani yaitu kasus perdata sengketa kepemilikan tanah milik keluarga purnawirawan polisi (Triyono Cs) yang digugat pengusaha dan politisi PPP, Mardiono yang berujung pengeroyokan sejumlah advokat aparat oleh aparat Pengadilan Negeri Serang.                

 

LBH Street Lawyer bermimpi memiliki kantor perwakilan di setiap provinsi agar akses keadilan masyarakat bisa lebih diperluas seperti yang sudah terbentuk di Tanjung Balai Karimun. Keberadaan LBH ini diharapkan dapat menjadi kawah candradimukanya advokat-advokat muda dalam rangka pembentukan watak penegak hukum (advokat) yang berintegritas tinggi.

 

“Kita ingin menepis anggapan masyarakat bahwa advokat itu mahal, sehingga orang miskin dilarang berperkara,” tambah Rangga.

magang advokat
 - Arie
11.09.14 12:44
salut buat perjuangan para rekan di LBH SL.... selain membantu para pencari keadilan, ada baiknya LBH SL juga membantu para rekan sejawat khususnya calon-calon advokat untuk menimba ilmu secara real di lapangan dengan mengakomodasi para calon advokat untuk dapat melakukan magang sehingga para calon advokat tesebut dapat benar-benar belajar secara langsung (learning by doing) dalam penanganan perkara. dengan demikian LBH LS dapat menjalankan dua fungsi pengabdian; kepada masyarakat dan kepada perkembangan praktek hukum bagi calon advokat
permpasan hak oleh PT.BUKIT ASAM dgn cara consignatie di PENGADILAN NEGERI KAB.MUARA ENIM dgn hrga R
 - Agus
15.07.13 23:16
Saya sangat mengharapkan bantuan hukum dari pengacara jalanan di tnggu kehadirannya di Kab Muara enim
Bantuan Hukum Untuk Orang Kecil
 - yofita
02.05.13 10:33
keluarga saya mempunyai tanah yang digadaikan, ada pihak ke-3 (tiga) masuk dan membuat sertifikat 30 tahun yang lalu tanpa sepengetahuan kami, sdh kepengadilan TUN Makssar tapi ditolak,alasannya lewat dari 90 hari melapor, padahal sdh dilapor sebelum 90hari, uang sdh habis 52 juta (pengacara 40 juta ) katanya naik banding dipengadilan tinggi makassar 12 juta. Pertanyaan : APA YANG AKAN KAMI LAKUKAN SEKARANG, UANG SDH HABIS (ITUPUN PINJAMAN) KAMI TDK MENDAPAT KEADILAN ?
Nilai Gadai berapa ?
 - David Dilkastia
28.02.15 09:45
Harus dipahami / diuraikankan lebih dulu ttg bagaimana ketenuan Perjanjian gadainya, dengan perorangan, badan hukum, sahkah, besar hutangnya, dikenakan bunga berapa, nilai obyek gadainya sekarang berapa, yang menduduki obyek gadainya =tanah itu siapa? dari uraian itu nanti dapat diambil kesimpulan perlu tidaknya atau dapat tidaknya diberi bantuan hukum.
dicerai kan secara sepihak
 - agus.permadi
12.02.13 10:11
mohon maaf sebelum nya, saya tersandung masalah dan saya tidak tau harus kemana di karenakan ke tidak mampuan saya dalam hal materi tapi saya merasa tedak di beri ke adialan dalam masalah ini. saya de ceraikan secara sepihak dan saya di zolimi / di permalukan di tempat umum dengan pengusiran secara sepihak oleh pihak mertua saya dan istri saya dan saya tidak dapat melihat anak saya (di renggut hak saya sebagai ayah dari anak saya) mohon maaf.bagaimana saya harus mencari bantuan hukum dengan keadaan saya yang tidak mampu dalam segi materi..
Minta Kontak LBH Street Lawyer
 - Junaidi
04.09.12 17:04
YTH pengelola hukum online, Saya sangat kagum dengan berdirinya LBH Street Lawyer, khususnya setelah Mei 2012 yg lalu mereka mengajukan judicial review Pasal 365 (4) KUHP mengenai pencurian disertai kekerasan ke Mahkamah Konstitusi dengan dua klien asal Karimun, Kep. Riau, yg telah divonis mati sebelumnya. Walau akhirnya MK menolak permohonan perkara mereka secara keseluruhan. Bila berkenan, saya secara pribadi ingin berkomunikasi lebih lanjut dengan para pengacara LBH Street Lawyer. Bisakah saya minta kontak (kantor/pengacara) LBH Street Lawyer? Terima kasih sebelumnya, dan sukses selalu utk LBH Street Lawyer!
tanya UU No 13 tahun 2003
 - Ronald
17.04.12 20:18
Saya pernah bekerja di outsourching global Doctor yang menggunakan UU tersebut pada kontrak kerjanya. Saya sdh baca UU tersebut TIDAK memuat pengunduran diri yang terencanakan dan bagaimana kompensasinya. Yang ada hanya kl resign BAYAR DENDA. UU yang tidak memihak ke rakyat kecil.
street lawyer di kalbar
 - M.Nurdin tawil
09.04.12 22:52
kami ingin membentuk cabang LBH Street Lawyer di Kalbar,mhon info persyaratannya & kami minta alamat kantor pusat LBH street Lawyer dan no hp ketua, trimks
SORONG MENANTIKANNYA,,MENEGAKAN KEADILAN....
 - muh,anugrah alam
13.03.12 22:11
MAKASIH,,atas statementnya bung,,kalau bisa bukalah cabang nya sampai ke bagian timur,,kami menanti seorang pakar intelek hukum.. NULLUM DELECTUM NULA POENA SINE PRIVIE LEGE PONALI (seseorang tidak dapat di pidana apabila belum ada undang-undangnya,, YAKUSA(yakin usaha sampai)
pengacara jalanan
 - santie
06.03.12 14:55
salut.....apa d balikpapan (kal-tim) ada ktr cabangx....
LBH Balikpapan
 - Hari Dermanto
28.12.12 14:12
mba santi di Balikpapan ada LBH Balikpapan
good
 - oktoriyanto elisman gulo
02.09.11 19:10
mantap..dan mulia sekali. saya boleh gabung tidak. kebetulan saya juga lagi mencari tempat untuk magang.
First Previous 1 2 3 4 Next Last
Captcha belum diisi / expired / tidak valid.

NAMA
EMAIL
JUDUL
TANGGAPAN

Seluruh judul dan isi tanggapan adalah tanggung jawab masing-masing penulis tanggapan. Redaksi hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan tanggapan dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua