Rabu, 03 July 2013

Calon Anggota BSBI Umbar Janji Tetap Independen

Harus mulai ditradisikan bahwa anggota BSBI tidak terafiliasi dengan partai politik sehingga independensinya tetap terjaga.
FAT


Komisi XI DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk lima posisi anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) yang akan segera kosong. Setidaknya terdapat 10 calon yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Namun, dari jumlah itu terdapat dua calon yang belum merespon untuk mengikuti fit and proper test.


“Dari 10 calon hanya dua orang yang belum merespon untuk mengikuti fit and proper test atau tidak,” kata Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis, Rabu (3/7).


Kedua calon tersebut adalah Sidharta Utama dan Arianto Patunru. Menurut Harry, meski dua calon belum merespon akan mengikuti fit and proper test, Komisi XI tetap akan memberikan penilaian kepada delapan calon lainnya. Kedelapan calon tersebut adalah Ahmad Erani Yustika, Deswandhy Agusman, Umar Juoro, Chairul Djakman, Fadil Hasan, A Tony Prasetiantono, Mundrajat Kuncoro dan Seri Adiningsih.


Dalam fit and proper test, para calon anggota BSBI berjanji akan independen dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Apalagi, BSBI merupakan instrumen Komisi XI dalam mengawasi kinerja BI.


Salah satu calon yang mengumbar janji adalah Chairul Djakman. Menurutnya, meski anggaran BSBI bersumber dari BI, ia yakin BSBI tetap bisa menjaga independensi dalam bekerja. "Siapa pun yang membayar, independensi akan dijaga, meskipun yang mambayar BI. Karena ini adalah tanggung jawab, bukan berarti harus patuh kepada BI," ujar Djakman.


Sedangkan Tony Prasetiantono mengatakan, independensi akan dijaga jika terpilih menjadi anggota BSBI. Ia mengaku independensi sudah dijaga sejak dirinya berkecimpung menjadi pengamat ekonomi puluhan tahun silam. “Independensi saya tetap sejak menjadi pengamat, sejak tahun 1986,” ujar dosen di Universitas Gadjah Mada ini.


Meski begitu, Tony mengkritik calon anggota BSBI yang berafiliasi dari partai politik atau pernah menjabat sebagai anggota DPR dari partai politik tertentu. Menurutnya, anggota BSBI yang berafiliasi dengan partai politik tertentu bisa tak independen. Atas dasar itu, ia menyarankan agar tradisi anggota BSBI yang terafiliasi secara politik dapat dihentikan.

Halaman

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua