Rabu, 03 Juli 2013

Calon Anggota BSBI Nilai Wajar Gaji di BI Tinggi

FAT


Calon Anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (BSBI) Tony Prasentiantono menilai wajar apabila gaji pegawai bank sentral tersebut besar. Menurutnya, tingginya gaji pegawai BI agar, dapat menahan godaan lantaran tiap hari bertemu dengan peredaran uang yang mencapai triliunan rupiah.


 “Agar mereka tidak mudah tergoda, maka dikasih insentif yang tinggi. Tapi tetap tidak boleh berlebihan,” ujar Tony saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR, Rabu (3/7).


Ia juga mengatakan, gaji besar pegawai BI bertujuan agar tak mudah beralih pekerjaan menjadi konsultan atau pegawai bank-bank swasta. Maka itu, merupakan hal yang wajar jika terdapat kenaikan gaji hingga 4,5 persen tiap tahun di BI. “Saya kira kenaikan gaji 4,5 persen wajar, itu menyesuaikan dengan kenaikan angka inflasi,” kata Tony.


Sontak pernyataan ini mengundang tanya dari Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis. Menurutnya, jika inflasi menjadi pendorong kenaikan gaji pegawai BI, maka bisa saja bank sentral tersebut menaikkan angka inflasi dengan tujuan ingin naik gaji. “Berarti kalau mau naik gaji, BI tinggal naikkan inflasi saja?” tanyanya.


Pertanyaan tersebut pun dijawab Tony. Menurutnya, di setiap kehidupan pasti ada conflict of interest. Namun ia percaya, bahwa alasan kenaikan angka inflasi bukan karena pegawai BI ingin naik gaji. “Tidak mungkin BI mempertaruhkan integritas hanya untuk mengejar salary,” katanya.


Menurut dia, kenaikan inflasi lebih dikarenakan beragamnya alasan yang muncul seperti menguatnya dolar Amerika Serikat dan melemahnya rupiah maupun kenaikan harga lantaran adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. “Jika hal ini terjadi, BI tidak bisa apa-apa,” katanya.


Untuk diketahui, pada Desember 2012 lalu Komisi XI DPR menyetujui usulan kenaikan gaji di lingkungan BI. Untuk jabatan Gubernur BI naik menjadi Rp199,34 juta, Deputi Gubernur Senior BI menjadi Rp169,44 juta, Deputi Gubernur BI menjadi Rp123,1 juta, Asisten Gubernur BI Rp99,67 juta dan Direktur Eksekutif menjadi sebesar Rp83,06 juta.


Sedangkan untuk jabatan Direktur menjadi sebesar Rp57,68 juta, Deputi Direktur Rp49,36 juta, Asisten Direktur menjadi Rp32,86 juta, Manajer sebesar Rp26,18 juta, Asisten Manajer menjadi sebesar Rp17,72 juta, Staf BI sebesar Rp12,72 juta dan Asisten Pelaksana menjadi sebesar Rp6,15 juta.

Seluruh isi komentar adalah tanggung jawab masing-masing pengguna. Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Redaksi Hukumonline berhak untuk menayangkan atau tidak menayangkan komentar, dengan mempertimbangkan kepatutan serta norma-norma yang berlaku.

[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua